POJOKSATU.id - Bakal Calon Gubernur Jawa Barat, Ilham Akbar Habibie mengaku kagum pada inovasi yang dilakukan industri kecil menengah (IKM) di Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang.
Itu setelah Ilham Habibie melihat langsung mesin yang dibuat dan dikembangkan sendiri oleh PT. Ciptaunggul Karya Abadi.
Mesin tersebut diciptakan khusus untuk memproduksi part kecil untuk Toyota Fortuner.
Yang cukup mengejutkan, mesin tersebut mampu memproduksi 40 ribu part per bulan.
"Mesinnya dibuat sendiri di sini, bahkan mungkin terunik sekali sedunia," ungkap Ilham, Selasa 13 Agustus 2024.
Cara kerja mesin itu juga cukup unik yakni dengan memanfaatkan tekanan rendah.
"Sehingga membuat part itu menempel pada posisi dimana dia akan dibuat, dan itu tidak menggunakan fitur mekanis. Hanya dengan udara saja," terangnya.
Ilham juga memuji PT. Ciptaunggul Karya Abadi. Meskipun industri kecil tapi bisa menciptakan inovasi.
"Dia kan supplier untuk industri lain, kalau industri lain berkembang dan ada kesepakatan antar pihak dan itu terpenuhi, dia juga akan ikut berkembang," jelas Ilham.
Baca Juga: Pemkot Bandung dan Kejari Teken Kesepakatan Penanganan Hukum PTUN
Namun yang patut diperhitungkan menurut putra sulung almarhum Presiden BJ Habibie ini adalah persaingan usaha.
"Yang mungkin menjadi tantangan adalah mungkin kompetisi. Entah dengan perusahaan lain, lokal maupun dari luar negeri," kata dia.
Ilham yang paham betul bidang industri ini, bahwa inovasi-inovasi seperti inilah yang bisa membawa pada kemajuan.
"Kita harus melihat masa depan kita di Indonesia, terutama di Jabar. Kita sangat amat memperhatikan sekali itu industri," tuturnya.
Kemajuan industri juga disebut Ilham bisa memberikan peningkatan kesejahtaraan kepada masyarakat.
"Karena menyediakan lapangan pekerjaan untuk banyak orang, kemudian berkontribusi besar bagi ekonomi," ucap dia.
Baca Juga: Perkuat Persatuan di Hari Kemerdekaan, ICM Gelar Lomba di Seluruh Apartemen Kelolaannya
"Dari segi PAD-nya juga makin besar dan ada efek seperti bola salju. Kalau dia berkembang akan ada perusahaan-perusaan yang hidup," tandasnya.***




