POJOKSATU.ID,- Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Polresta Cirebon terus melakukan berbagai langkah kolaborasi dan edukasi untuk memastikan pemilu berjalan dengan tertib, damai, aman, sejahtera, serta berintegritas. 

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, menjelaskan upaya-upaya yang dilakukan oleh pihaknya dalam rangka menjelang serta pada pelaksanaan Pilkada ini. Bahwa pihaknya aktif berkomunikasi dan berkolaborasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan bahkan di desa-desa yang setiap minggunya pihaknya melaksanakan kegiatan Jumat Curhat.

"Menjelang dan pada saat pelaksanaan Pilkada, kami selalu berkolaborasi dan berkomunikasi dengan KPU dan Bawaslu. Kemarin, kami sudah memberikan pengarahan kepada panwascam di tingkat kecamatan agar mereka bekerja dengan sungguh-sungguh, baik, dan penuh integritas, dan kami sampaikan setiap ada di kegiatan di Desa-desa seperti kegiatan Jumat Curhat, kami sampaikan," ujar Sumarni. Jumat (12/07/2024).

Baca Juga: Hari Koperasi Ke-77 di Jabar, Bey Machmudin: Koperasi Miliki Peran Penting Lengkapi Ekosistem Usaha Rakyat

Sumarni menekankan pentingnya integritas dan kerja keras dari semua pihak yang terlibat dalam Pilkada. Ia mengimbau agar tidak ada pihak yang mementingkan kepentingan kelompok tertentu. 

"Jangan pernah menjual integritas untuk kepentingan kelompok tertentu. Mereka adalah penjaga demokrasi. Kami ingin Pilkada ini melahirkan pemimpin yang dipercaya dan dipilih oleh masyarakat Kabupaten Cirebon," katanya.

Selain itu, Polresta Cirebon juga melakukan kegiatan bersama KPU dan perwakilan partai politik untuk berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama Pilkada. Ia juga menyampaikan hal-hal yang tidak diperkenankan dalam Pilkada, seperti kampanye hitam dan politik uang.

"Baru-baru ini, kami bersama KPU bertemu dengan perwakilan partai politik untuk berkomitmen menjaga Kamtibmas dan menyampaikan hal-hal yang tidak diperbolehkan, seperti kampanye hitam dan politik uang," ungkap Sumarni.

Sumarni juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas selama Pilkada. Ia menekankan pentingnya tidak menyebarkan berita hoaks dan menghindari serangan negatif. "Kami berharap dapat menonjolkan hal-hal positif dari berbagai sisi, termasuk elemen pemuda, organisasi masyarakat, dan lembaga sosial budaya," ujarnya.

Baca Juga: Polda Metro Gerebek Kontrakan yang Dijadikan Penyimpanan Narkoba di Tangerang, Seorang Kakek Diamankan Berikut Barang Bukti

Dalam pengamanan Pilkada, Polri akan melibatkan 910 personel yang didukung oleh TNI, dinas terkait, Satpol PP, dan elemen lainnya. "Kami juga akan melakukan patroli di media sosial bersama Kominfo untuk memantau dan mencegah penyebaran berita hoaks," tutup Sumarni.

 

Caption: Kombes Pol Sumarni saat memberikan keterangan. Effendi.