POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Dalam obrolan santai dengan Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Purwakarta, Nana Lukmana, memastikan bahwa kasus dugaan korupsi 11 desa masih berlanjut.
Namun, kasus dugaan korupsi 11 desa yang tengah ditangani oleh pihak kejaksaan menunggu hasil audit dari Inspektorat Purwakarta.
Demikian hal itu disampaikan Nana Lukmana, saat ngobrol santai dengan pohoksatu.id di kantor kejaksaan negeri siang tadi.
“Kita minta Inspektorat untuk melakukan audit kerugian negaranya, jadi masih menunggu hasil audit,” kata Nana, Selasa (28/05).
Kami juga melakukan komunikasi terus dengan pihak Inspektorat, memantau progres dalam.melakukan audit ke desa-desa yang bersangkutan.
“Namanya juga audit investigasi seluruh anggaran, pastinya membutuhkan waktu yang tidak sedikit,” jelas Nana.
Baca Juga: Tips Merawat Busi Motor Agar Mesin Selalu Optimal
Diperkirakan, akhir bulan Juni nanti sudah ada beberapa Desa yang selesai dilakukan audit investigasi untuk mengetahui kerugian negaranya.
“Mudah-mudahan bulan Juni nanti sudah ada perkembangan hasil audit yang dilakukan Inspektorat,” tutup Nana, mengakhiri pembicaraan.
Terpisah, salah seorang Inspektur Pembantu Khusus (Irbansus) pada kantor Inspektorat Purwakarta mengatakan bahwa tim nya saat tengah bekerja secara marathon melakukan audit.
“Minggu ini masih menyelesaikan audit kerugian anggaran negara disalah satu desa wilayah selatan Purwakarta,” kata salah seorang Irban, yang meminta agar namanya tidak disebutkan.
Setelah selesai di wilayah selatan, selanjutnya akan melakukan pemeriksaan audit secara acak diantara 11 desa lainnya yang berbeda wilayah.
“Beres dari selatan selanjutnya ke Campaka om, ke Cijaya. Nanti dikabari,” tutupnya, mengakhiri pembicaraan melalui telephon.***




