POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Setelah penantian yang begitu panjang akhirnya Penghasilan Tetap (Siltap) para perangkat desa dikabarkan hari sudah cair, setelah 3 bulan mereka menantinya.

Siltap dipastikan cair tersebut terlihat dari banyaknya para kepala desa yang tengah mengambil uang tersebut di bank BJB, pada hari ini Kamis (28/03).

Beberapa kepala desa tampak terlihat di Bank BJB dari mulai pagi menjelang siang Kamis kemarin, yang kemungkinan besar mereka sedang mencairkan anggaran Siltap.

Baca Juga: Tiga Korban Longsor di Bandung Barat Belum Ditemukan, Masa Pencarian Berakhir Rabu Depan, Basarnas Optimis Korban Ditemukan Semua

Salah seorang kepala desa membenarkan bahwa Siltap sudah cair, dirinya baru saja pulang dari BJB mengambil uang tetsebut.

“Iya om sudah cair kemarin, paling kita bagikan hari ini,” kata salah seorang kepala desa saat dihubungi pojoksatu.id, melalui sambungan seluller, Jum’at (29/03).

Begitupun dengan beberapa perangkat desa lainnya, yang berhasil dihubungi pojoksatu.id mereka mengatakan bahwa sudah diberi kabar oleh kepala desa bahwa Siltap sudah cair.

Baca Juga: Mau Masuk Taruna Akpol Tahun ini? Begini Syarat dan Cara Mendaftarnya

“Alhamdulillah Siltap sudah cair,” kata salah seorang perangkat desa, kepada pojoksatu.id.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, Siltap yang cair kali ini untuk dua bulan yaitu bulan Januari dan Februari, sementara untuk bulan Maret belum.

Belakangan ini masalah siltap yang belum cair jadi perbincangan publik, karena anggaran tersebut sangat dibutuhkan oleh para perangkat desa.

Kebutuhan menjelang lebaran seperti saat ini tentu saja keberadaan Siltap sangat dinantikan, beruntung anggaran pengahasilan para perangkat desa tersebut sudah cair.

Baca Juga: Bentuk Pengamanan Lebaran Idul Fitri 1445 H, Polda Sumut Kerahkan 12.092 Personel Gabungan TNI/Polri

Sehingga banyak para perangkat desa bisa bernafas lega, karena honor tersebut kemungkinan akan digunakan untuk keperluan hari raya idul fitri.

Beban berat menghadapi idul fitri yang dirasakan para perangkat desa, kini berkurang setidaknya mereka bisa membeli baju lebaran untuk anak-anaknya.

Apalagi di musim yang serba sulit seperti saat ini, siltap sangat dibutuhkan bagi para perangkat desa dan para pegawainya.***