POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Bursa Calon Kepala Daerah (Calkada) yang akan bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Purwakarta, seperti jamur di musim hujan bermunculan nama-nama yang antah barantah dari mana.

Walaupun ada beberapa nama kandidat yang cukup familiar di telinga masyarakat secara umum, namun kebanyakan Calkada tidak dikenal oleh masyarakat.

Dampaknya, para Calkada yang Percaya Diri (PeDe) abis tersebut menyebarkan baligho dan poster-poster dirinya, dalam rangka sosialiasi kepada masyarakat.

Baca Juga: Terkait Penggerebekan di Rumahnya, Rapper Diddy Angkat Bicara, Sebut Tindakan Pihak Berwajib Berlebihan

Padahal, mereka belum memiliki kendaraan sebagai salah satu syarat untuk maju di Pilkada. Tapi, mereka begitu PeDe ingin maju di Pilkada tanpa melirik partai politik sedikitpun.

Tentu saja gerakan para Calkada yang memasang Baligho tersebut menjadi bahan tertawaan para ketua Partai, karena bagaimanapun mereka harus memiliki minimalnya 20% kursi keterwakilan di Parlemen.

Menanggapi hal itu, ketua Partai Nasdem Purwakarta Luthfi Bamala memaklumi dengan munculnya penomena para Calkada yang bermunculan seperti jamur di musim hujan.

Baca Juga: HYBE Teken Kerja Sama dengan Universal Music Group, Fans BTS Kecewa, Sebut CEO UMG Pro Zionis

“Om mah ada-ada saja, tapi memang sekarang lagi musim hujan dan musim pilkada,” seloroh Luthfi, saat ngobrol bareng pojoksatu.id di kantornya.

Kita partai Nasdem membuka ruang untuk komunikasi dengan para Calkada yang serius mau maju di Pilkada nanti, saat ini memang mulai ada riak-riak yang mencoba membangun komunikasi.

“Sudah ada beberapa yang mencoba membangun komunikasi, tapi kelihatannya belum serius,” kata Luthfi.

Baca Juga: Polisi Amankan Sopir Truk Penyebab Kecelakaan di Gerbang Tol Halim Utama, Langsung di Tes Urine

Namun, lanjutnya, ada salah satu Calkada yang kelihatannya mulai serius membangun komunikasi dengan Nasdem tinggal menunggu keseriusannya lebih lanjut.

“Ada kang Yadi Rusmayadi yang kelihatannya mulai serius membangun komunikasi dengan Nasdem, kita buka ruang komunikasi tersebut,” jelas Luthfi.

Masih menurut Luthfi, dirinya mengakui memang Yadi Rusmayadi sementara ini sosok yang cukup sebagai salah satu figur Calkada.

Baca Juga: Areum Eks Member Grup T-ARA Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Mencoba Bunuh Diri, Sempat Curhat Jadi Korban KDRT Mantan Suami

“Secara keilmuan dia (Yadi Rusmayadi) besar dari Birokrasi, memiliki nilai kecakapan untuk menjadi pemimpin,” beber Luthfi.

Kemudian untuk masalah popularitas dan elektabilitas, walaupun saat ini masih dibawah dari Calkada lain kita yakin dengan mesin partai akan memdongkrak secara signifikan.

“Tinggal menunggu keseriusan dari Calkadanya, siapapun nanti yang serius membangun komunikasi dengan kita, kitapun akan serius untuk memenangkannya,” beber Luthfi.

Baca Juga: Terungkap Penyebab Kecelakaan di Gerbang Tol Halim Utama, Sopir Ugal-ugalan Berakhir Truk Terbalik

Jadi, siapaun nanti yang membangun komunikasi secara serius dengan kita (Partai Nasdem), kita juga membuka lebar jalur komunikasi tersebut.

“Asal mereka serius membangun komunikasi, kita juga akan lebih serius,” tutup Luthfi, mengakhiri pembicaraan.

Penomena Calkada yang bermunculan seperti jamur di musim hujan, tentu saja tidak hanya di Purwakarta namun di beberapa daerah lainnya juga pastinya akan sama karena memasuki musim Pilkada.***