POJOKSATU.ID,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama jajaran Dinas terkait meninjau bendungan Ambit, Desa Ciuyah, Kecamatan Waled yang diduga sebagai penyebab banjir yang melanda 9 kecamatan dan 36 desa di kabupaten Cirebon.
"Banjir yang mengakibatkan kerugian besar bagi masyarakat tersebut diketahui bersumber dari meluapnya bendungan Ambit, yang airnya berasal kiriman dari Kuningan," ujar Bupati Cirebon H. Imron. Disela kegiatan kunjungan tersebut. Rabu (13/03/2024)
Tambah Imron menurut pihak terkait, sungai yang terhubung dengan bendungan Ambit telah mengalami pendangkalan yang signifikan, bahkan pada musim kemarau mengalami kekurangan air. Hal ini menjadi perhatian serius karena berpotensi memperburuk situasi saat musim hujan tiba.
Baca Juga: Resep Salad Buah Anti Gagal, Menu Buka Puasa yang Segar dan Sehat!
Imron menyebut, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Badan Wilayah Sungai (BBWS) untuk mengatasi permasalahan ini, dengan rencana pelaksanaan yang dijadwalkan pada bulan Mei mendatang.
Sementara itu, Pemda Cirebon saat ini terus memberikan bantuan kepada para korban banjir, termasuk bantuan bibit, sembako, serta bantuan-bantuan bagi petani yang terdampak.
"Upaya penanganan terhadap kesehatan juga telah dilakukan dengan memberikan bantuan obat kepada korban, dengan komitmen untuk terus memberikan bantuan yang dibutuhkan," ungkap Imron.




