POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Beredar video para anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Ketua PPS datangi rumah caleg dengan penuhi kebahagiaan, video tersebut diambil pasca selesai penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Para anggota PPS dan KPPS tersebut seolah memeriahkan kemenangan caleg yang dimaksud, padahal mereka tidak seharusnya memihak kepada peserta Pemilu atau caleg.

Ada beberapa kontradiktif dalam video tersebut, karena jangankan datang ke rumah Caleg, hanya untuk besua foto (Selvie) menunjukan dua jari saja mereka (PPS) langsung diberhentikan.

Baca Juga: Ekonomi di Sumut Masih Belum Cukup, Hassanudin Harap Akselerasi dan Hilirisasi Wirausaha Perkuat Pertumbuhan Ekonomi

Mereka (anggota PPS dan KPPS) sepertinya sengaja datang ke rumah caleg, yang disambut oleh calegnya dengan penuh kemeriahan.

Dari video yang diterima redaksi, diketahui Caleg tersebut merupakan Caleg DPRD Provinsi dari Partai Nasdem dan Caleg DPRD Kabupaten dari Partai Gerindra.

“Iya mereka para anggota PPS dan ketua PPS, yang datang ke rumahnya caleg DPRD Povinsi dari partai Nasdem,” kata Abdul Muhit, Panitia Pengawas Tingkat Kecamatan (Panwascam) kepada pojoksatu.id Jum’at (08/03).

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Harap Penyebarluasan Perda Bisa Menambah Wawasan Masyarakat

Masih menurut Muhit, kasus tersebut saat ini tengah ditangani oleh Bawaslu Purwakarta.

“Sudah ditangani Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bawaslu,” tambah Muhit.

Muhit juga membenarkan bahwa mereka para anggota PPS dan juga ketua PPS, sesuai dengan video yang beredar kemungkinan di rumahnya caleg DPRD Provinsi dari partai Nasdem.

Baca Juga: Menikmati Ramadhan dengan Kenyamanan dan Kelezatan di Bogor Valley Hotel

“Iya mereka para penyelenggara (PPS) di wilayah Desa Sukatani,” tutup Muhit, mengakhiri pembicaraan.***