POJOKSATU.id - Pemkab Sumedang resmi mencabut masa tanggap darurat gempa Sumedang. Dengan demikian saat ini masuk tahap masa transisi, rekonsiliasi dan rekonstruksi.
Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman menyatakan, saat ini intesitas gempa semakin menurun.
"Berdasarkan pertimbangan tersebut, masa tanggap darurat berakhir dalam 7 hari," ujar Herman Suryatman dalam keterangannya, Selasa 9 Januari 2024.
Setelah berakhirnya status tanggap darurat, aktivitas dikembalikan seperti biasa dan akan fokus pada masa pemulihan pascabencana.
"Asesmen dan uji petik kerusakan tahap pertama terhadap kerusakan bangunan rusak berat dan sedang telah diselesaikan kemarin," kata dia.
Herman juga menambahkan, untuk bangunan rusak ringan akan dituntaskan sampai 10 Januari 2024.
"Asesmen dan uji petik tahap II kerusakan bangunan rumah, perkantoran, fasilitas sosial dan fasilitas umum akan dilanjutkan di masa transisi sampai 31 Januari 2024," jelasnya.
Sementara untuk proses penyaluran bantuan akan terus dioptimalkan di masa transisi.
Baca Juga: Pasca Gempa Sumedang, Menteri PUPR Pastikan Tak Ada Rumah Warga yang Direlokasi, Tapi
Baik yang bersumber dari pemerintah pusat, sumbangan maupun belanja tidak terduga (BTT) APBD.
Selama masa transisi ini pengambilan data oleh pihak BMKG akan terus berlanjut supaya rekomendasi penanganan bencana untuk Kabupaten Sumedang bisa komprehensif.
"Di masa transisi tenda-tenda pengungsian dan dapur umum akan dibongkar sehingga masyarakat bisa menjalankan aktivitas normal seperti biasa, kecuali tenda darurat di halaman RSUD akan dipasang untuk 1 bulan ke depan,” ujarnya.
Sementara, Dandim 0610 Letkol Inf. Gordon menyampaikan, berakhirnya masa tanggap darurat gempa ini sudah sangat layak dilanjutkan masa transisi dan pemulihan.
Gordon juga mengapresiasi, semua pihak dalam penanganan gempa bumi Sumedang.
Mulai dari penentuan status terhadap lokasi kerusakan dan sumber daya, penyelamatan atau evakuasi dan perlindungan serta pemenuhan kebutuhan dasar, serta upaya pemulihan.
“Terimakasih kepada semua pihak, baik TNI, Polri, dan pemda serta relawan atas kesigapannya dalam penanganan bencana di Sumedang. Semua sudah sangat komprehensif dan kondusif,” ujarnya.***



