POJOKSATU.ID-  Direktur PT KAI Didiek Hartantyo mendatangi kamar jenazah RSUD Cicalengka, untuk menemui keluarga korban meninggal dalam tragedi kecelakaan KA Turangga dengan KA Baraya, Jumat 5 Januari 2024 pagi di Haurpugur, Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Didiek langsung menemui keluarga almarhum Masinis KA KRD Lokal Padalarang-Cicalengka (Commuter Line Bandung Raya) atas nama Julian Dwi Setiono, lalu keluarga Asisten Masinis KA KRD Lokal Padalarang-Cicalengka (Commuter Line Bandung Raya) atas nama Ponisan dan keluarga almarhum Pramugara KA Turangga atas nama Andrian.

Suasana haru dan duka menyelimuti depan kamar jenazah RSUD Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Baca Juga: Daftar Lowongan Kerja Untuk Lulusan SMK Khusus Jurusan TKJ Terbaru 2024

Saat Dirut PT KAI Didiek menemui istri almarhum masinis KRD Lokal Baraya, istri almarhum berkali kali meminta maaf kepada orang nomor satu di PT KAI tersebut.

Dirut PT KAI Didiek tampak mengusap air mata dihadapan keluarga korban.

Lalu Dirut PT KAI menemui keluarga almarhum Ponisan yang diwakili kakaknya, dan menyampaikan rasa duka mendalam atas tragedi kecelakaan ini.

Keluarga korban meninggal yang ketiga yakni keluarga almarhum Andrian, yang langsung diwakili ayah dan ibunya.

Baca Juga: Evakuasi Kereta Turangga dan Kereta Lokal Baraya, PT KAI Datangkan Tiga Crane dari Solo dan Cirebon

Tak ada pernyataan dari Dirut PT KAI saat menemui keluarga korban kecelakaan kereta api di RSUD Cicalengka.

Salah satu staf dari PT KAI Pusat, bahkan meminta media mewawancarai Dirut PT KAI usai proses penyerahan jenazah.

Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Mohammad Risal Wasal yang hadir di kamar jenazah RSUD Cicalengka secara singkat menjelaskan bahwa pihak PT KAI langsung menyerahkan jenazah kepada keluarga secara langsung.

"Kami hadir untuk menyerahkan langsung korban ke pihak keluarga, " jelas Mohammad Risal Wasal di depan ruang jenazah RSUD Cicalengka. ***