POJOKSATU.ID, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan sholat ghaib untuk mendoakan korban konflik kemanusiaan di Palestina sebagai bentuk kepedulian.
Sholat ghaib ini merupakan arahan dari Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas agar umat Islam untuk menggelar sholat ghaib bagi rakyat Palestina yang menjadi korban agresi Israel.
Baca Juga: Viral, Kisah Anak Yatim Piatu Jalan Kaki ke Sekolah Sejauh 14 Kilometer
Menag juga mengajak seluruh pihak terus memanjatkan doa agar Palestina segera mendapat keadilan serta kemerdekaan.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kakanwil Kemenag Sultra Muhamad Saleh mengimbau seluruh jajaran Kanwil Kemenag Sultra untuk melaksanakan salat ghaib sekaligus mendoakan saudara-saudara di Palestina.
Imbauan pelaksanaan salat Ghaib tersebut disampaikan Kakanwil, agar dilaksanakan di Masjid Amal Bhakti Kanwil Kemenag Sultra.
Baca Juga: Cara Penggunaan Kopling Yang Baik Saat Melewati Tanjakan Menggunakan Sepeda Motor
Selain itu juga dilaksanakan secara serentak di Kantor Kemenag 17 kabupaten kota, madrasah, dan KUA se-Sultra setelah pelaksanaan solat ashar secara berjamaah.
"Solat ghaib digelar untuk mendoakan korban meninggal dunia di Palestina dan dilaksanakan setelah sholat ashar," ungkap Saleh,pada Rabu (8/11/2023).
Baca Juga: Gawat, Gagal Paham UU ASN 2023 Banyak Pemda tak Berpihak kepada Honorer dan PPPK, Iri Bos?
Kakanwil menambahkan, salat ghaib dan bagi syuhada korban konflik Palestina, merupakan bentuk kepedulian, empati sekaligus solidaritas, dan dukungan dari umat Muslim secara luas.
"Kami berharap seluruh jajaran hingga semua satuan kerja yang ada di kabupaten kota untuk bisa melaksanakan sholat ghaib," pungkasnya.
Diketahui, selain korban jiwa, warga Palestina di jalur Gaza juga mengalami kerugian materi yaitu pemutusan pasokan air, bahan bakar, listrik, dan makanan.




