POJOKSATU.id, PURWAKARTA –Walaupun sudah menjadi warga biasa, Dedi Mulyadi masih peduli terhadap kondisi masyarakat Purwakarta saat ini.

Segala aspek yang terjadi di Purwakarta tidak luput dari pandangannya, karena Dedi Mulyadi benar-benar mencintai Purwakarta sehingga saat dirinya diminta sumbang saran oleh pemerintah daerah untuk kemajuan pembangunan langsung bergegas.

Salah satu problem di Purwakarta yaitu masalah korban PHK akibat Covid19, sehingga perlu penanganan yang serius agar para korban PHK bisa kembali mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya.

Baca Juga: Dedi Mulyadi; Jangan Pilih Pemimpin 'Rek Pemilumah Nu Gelo Ge Ditanyaan, Ges Kapilih Ditanya Ge Siga Nu Gelo'

Pasca pandemi Covid 19, investasi yang masuk ke Kabupaten Purwakarta sempat mengalami kendala. Bahkan sejumlah industri tutup dan pegawainya banyak yang di PHK.

Dedi Mulyadi kembali memberikan dukungan pada Pemkab Purwakarta untuk mempercepat pembangunan dan investasi. Ia menemui Sekda Purwakarta Norman Nugraha untuk berdiskusi.

Dalam diskusi tersebut ia memberikan dukungan pada pemerintah agar investasi yang sudah berjalan untuk segera dipercepat terkait urusan teknis. Sebab di era pandemi Covid-19 kemarin banyak investasi yang terhambat.

Baca Juga: Pernyataan Dedi Mulyadi Keras Bikin Kuping Pemimpin Merah 'Fikirkan Ibu Hamil Yang Tidak Punya Biaya Bersalin'

“Ini harus segera ter-recovery, artinya kawasan industri yang ada harus berkembang tumbuh dengan cepat agar segera pabriknya buka,” ucap KDM usai pertemuan di Bale Nagri Purwakarta, Kamis 12 Oktober 2023.

Menurut KDM, saat ini masyarakat sangat membutuhkan pekerjaan. Sehingga dengan percepatan investasi bisa mendorong industri kembali berjalan dan tumbuh di Kabupaten Purwakarta.

“Kan lumayan kalau misal ada 10 pabrik bisa operasional Januari 2024 kali 300-500 karyawan ada 5 ribu atau bahkan puluhan ribu orang bisa bekerja,” ucapnya.

Baca Juga: Syahrul Yasin Limpo Dijemput Paksa Duluan oleh KPK, Padahal Mau Datangi Gedung Merah Putih Hari Ini

Ia berharap dukungan dan saran yang diberikan olehnya bisa diterima sehingga masyarakat Purwakarta yang kehilangan atau membutuhkan pekerjaan bisa mulai bekerja di awal tahun depan. Dan roda perekonomian kembali berjalan normal.

Selain masalah tersebut, masih banyak permasalahan-permasalahan lainnya yang harus mendapatkan penanganan serius pemerintah daerah.***