POJOKSATU.ID – 7 anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat periode 2023-2028 resmi dilantik di Kantor KPU RI, di Jakarta, Minggu, 24 September 2023.
Mereka adalah Abdullah Sapi'i, Adie Saputro, Ahmad Nur Hidayat, Aneu Nursifah, Hari Nazarudin, Hedi Ardia, dan Ummi Wahyuni.
Usai dilantik, 7 anggota KPU Jabar itu langsung melakukan pleno di Kota Bandung.
Baca Juga: Serah Terima Jabatan Ketua, TP PKK Diminta Tancap Gas Tunaikan Tugas dan Fungsi
Hasilnya, menunjuk Ummi Wahyuni sebagai Ketua KPU Jawa Barat periode 2023-2028.
Ummi didampingi enam komisoner lainnya dengan pembagian divisi, yakni:
- Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat: Hedi Ardia
- Divisi Data dan Informasi: Ahmad Nur HidayatDivisi Perencanaan: Hari Nazarudin
- Divisi Hukum: Aneu Nursifah
- Divisi Teknis: Adi Saputro
- Divisi SDM: Abdullah Sapi’i
Baca Juga: Diskusi Bareng Wartawan, Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin Ajak Masyarakat Dukung Kereta Cepat Whossh
"5 tahun ke depan, kami datang dengan soliditas dan akan memimpin KPU Provinsi Jabar dalam menyelenggarakan pemilu di Jawa Barat dengan sukses,” kata Ummi Wahyuni, Selasa 26 September 2023.
Menurutnya, penyelenggaraan pemilu di jabar cukup menantang, apalagi dengan jumlah DPT terbesar di Indonesia mencapai 35,7 juta.
"Karena itu kami sangat berharap sinergi dari semua stakeholder baik internal maupun eksternal mensukseskan Pemilu 2024 khususnya di Jawa Barat,” ungkapnya.
Baca Juga: Permesta Dhyaz Kena Imbas Masalah Farida Nurhan dan Codeblu, Disebut Anak Haram Punya Anak Haram
Mantan Ketua KPU Kabupaten Bogor ini berharap, Pemilu 2024 berjalan lancar dan sukses dengan partisipasi tinggi.
Dalam sejarah KPU Jabar, Ummi Wahyuni merupakan perempuan pertama yang memimpin penyelenggara pemilu di Jawa Barat.
Lalu siapakah Ummi Wahyuni?
Berikut sosoknya yang dikutip dari laman resmi KPU Kabupaten Bogor.
Ummi Wahyuni sebelumnya menjabat Ketua KPU Kabupaten Bogor dan sebagai Kordiv Keuangan, Umum, Logistik dan Rumah Tangga.
Baca Juga: Kaesang Pangarep Dilantik Jadi Ketum, Pengamat : Bukti PSI Tak Memberikan Peluang untuk Kaderisasi
Ummi Wahyuni diketahui lahir di Bangkalan, pada 1 November.
Masa kecil Ummi dihabiskan di Kamal, Bangkalan, dengan menempuh pendidikan dari SD sampai SMA di Kamal.
Ia kemudian lanjut ke Institut Pertanian Bogor jurusan pertanian.
Baca Juga: Perlihatkan Wajah Aslinya untuk Pertama Kali, Codeblu Jawab Peluang Memaafkan Farida Nurhan
Sedangkan jenjang S2-nya di Universitas Ibnu Kholdun Bogor.
Pengalaman pekerjaan, Ummi merupakan pejabat internal CV. Ar Rizki, staf pengajar Yayasan Al-Huda, Dosen STAI Aulia Tahun 2013.
Ummi tercatat sebagai anggota KPU Kabupaten Bogor sejak tahun 2013 – 2018.
Baca Juga: Ada 23 Adegan yang Diperagakan dalam Kasus Pembunuhan Imam Masykur, Begini Prosesnya
Sebelumnya, Ummi wahyuni sudah memiliki pengalaman terkait kepemiluan.
Yakni menjadi relawan Pemantau JPPR untuk Wilayah Kerja Kabupaten Bogor pada Pileg 2004, relawan entri data perhitungan suara KPU Kabupaten Bogor 2004.
Selanjutnya PPK Kecamatan Ciampea, Ketua Lembaga Pemantau Perempuan KPPI untuk Pilbup Bogor 2013 serta anggota KPU Kabupaten Bogor Tahun 2013-2018.



