POJOKSATU.id, WONOGIRI - Kawasan Waduk Gajah Mungkur yang berada di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah sedang ditata oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan ditargetkan akan rampung akhir tahun 2023 ini.
Rencananya Waduk Gajah Mungkur akan dijadikan kawasan pariwisata. Bentang Alam di kawasan itu dinilai berpotensi untuk digarapdan menjadi destinasi wisata di Wonogiri.
Kawasan tersebut memiliki luas daerah genangan lebih dari 8.800 hektar, sehingga Waduk Gajah Mungkur menjadi salah satu waduk terbesar di Indonesia.
Baca Juga: Antispasi Kebakaran Hutan, 11 Gunung di Wilayah KPH Bandung Utara Bakal Ditutup untuk Pendakian
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, Waduk Gajah Mungkur telah beroperasi sejak tahun 1982, dan membendung sungai terpanjang di Pulau Jawa, yaitu Bengawan Solo.
Waduk Gajah Mungkur memiliki fungsi mengendalikan banjir, mengairi irigasi sawah seluas 30 ribu hektar, dan menyediakan air baku 600 liter per detik.
Tidak hanya itu, Waduk Gajah Mungkur juga menghasilkan tenaga listrik berkapasitas 12,4 megawatt.
Baca Juga: Warga Purwasari Karawang Kecewa dengan Sikap Pegawai Kantor Kecamatan Purwasari
Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti menejelaskan, pekerjaan penataan kawasan bertujuan untuk meningkatkan fungsi pariwisata di Waduk Gajah Mungkur.
Pasalnya, Waduk Gajah Mungkur memiliki potensi bentang alam yang luar biasa dan dapat dikembangkan menjadi kota wisata atau lake view eco-tourism town.
Penataan kawasan yang dilakukan Kementerian PUPR diharapkan akan membawa dampak yang begitu besar bagi masyarakat Kabupaten Wonogiri.
Seperti pemberdayaan ekonomi, penciptaan lapangan kerja dan menjadi kebanggaan daerah.
Skenario pengembangan Kawasan Waduk Gajah Mungkur terbagi menjadi 3 zona. Untuk Zona 1 seluas 10 hektar merupakan kawasan wisata Waduk Gajah Mungkur, dan pusat rekreasi anak dan remaja.
Lalu, Zona 2 seluas 75 hektar merupakan area perluasan kawasan wisata Waduk Gajah Mungkur dan Lakefront Tourism.
Terakhir, Zona 3 seluas 162 hektar merupakan area pengembangan Bukit Joglo & Watu Cenik Adventure & View.
Baca Juga: Pengakuan Anies Baswedan, Dirinya Tak Pernah Ketemu Jokowi Pasca Diusung Nasdem : Saya Warga Biasa
Diana menambahkan penataan kawasan Waduk Gajah Mungkur Zona 1 tahap 1 sudah dilaksanakan sejak September 2022 dan ditargetkan selesai pada Desember 2023.
Saat ini progres fisiknya telah mencapai 62,9%, dengan jumlah anggaran yang dialokasikan bersumber dari APBN sebesar Rp 22,8 miliar.
Ada pun lingkup pekerjaannya meliputi sub zona teras pantai dan promenade, main road, sub zona gerbang, sub zona plaza entrance, sub zona tematik garden, serta pembangunan Elevated Scenic Walk (ESW).
Baca Juga: Hasil Hong Kong Open 2023: Duel 36 Menit, Prifad Tekuk Duo India
Sementara itu, pagu anggaran Kementrian PUPR tahun 2024 ditetapkan sebesar Rp 146,98 triliun. Menurut Basuki Hadimuljono, hal tersebut sesuai arahan Presiden Joko Widodo.
Adapun dibidang sumber daya air, anggaran kegiatan prioritas mencapai Rp 47,64 triliun. Anggaran itu antara lain dialokasikan untuk pembangunan 23 bendungan.
Setelah ikonstruksi penataan kawasan rampung, Waduk Gajah Mungkur akan diresmikan pada Desember 2023 dan dikelola oleh Pemkab Wonogiri.
Baca Juga: Mall Alam Sutera Sambut AEON Store Sebagai Tenant Baru
Diketahui bahwa Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri telah beroperasi sejak tahun 1982 dan membendung sungai Bengawan Solo. ***




