POJOKSATU.id - Ada sejumlah fakta di balik foto viral satriwati bawa senjata laras panjang di sebuah pondok pesantren di Magetan, Jawa Timur.
Foto satriwati bawa senjata laras panjang itu pun langsung menuai hujatan dari masyarakat.
Masyarakat menilai, sebuah lembaga pendidikan tidak semestinya mengenalkan santriwati bawa senjata laras panjang.
Sebaliknya, sebuah lembaga pendidikan merupakan tempat peserta didik menggali ilmu dan pendidikan.
Selain itu, lembaga pendidikan juga semestinya bisa mengajarkan budi pekerti dan akhlak yang baik.
Dengan mengenalkan senjata api, ponpes tersebut justru dinilai secara tidak langsung malah mengajarkan kekerasan.
Baca Juga: Fungsi Jalu Stang di Sepeda Motor
Kendati sekalipun senjata itu hanya air soft gun, bukan senjata api sungguhan.
Berikut ini fakta di balik foto viral satriwati bawa senjata laras panjang.
1. 2 Foto
Media sosial dihebohkan dengan foto santriwati bawa senjata laras panjang.
Baca Juga: 6 Ranperda Disetujui DPRD Jawa Barat Masuk di Perubahan Propemperda Jabar 2023
Faktanya, bukan 1 foto yang beredar, melainkan ada 2 foto.
Pada foto pertama, terlihat 6 santriwati mengenakan seragam berwarna biru gelap dipadu kaos lengan panjang warna merah.
Keenam santriwati tersebut berdiri berjajar.
Baca Juga: Naik Sepeda
Sementara di foto kedua, terdapat 7 santriwati bawa senjata laras panjang.
Sama dengan foto pertama, 7 santriwati itu juga mengenakan rompi antipeluru.
Bedanya, 7 santriwati itu mengenakan seragam berwarna cokelat.
Bukan hanya menenteng senjata laras 7 santriwati itu juga terlihat mengenakan rompi antipeluru.
Baca Juga: Dave dan Teguh Pastikan Tidak Ada Munaslub Golkar, Tegak Lurus Dengan Keputusan Organisasi
Akan tetapi 2 foto tersebut diduga kuat dibuat di lokasi dan waktu yang sama.
Hal itu terlihat dari latar belakang kedua foto yang terlihat sama.
Di belakang kedua foto tersebut, terlihat sebuah lapangan sebagai latar belakangnya.
2. Di Ponpes
Narasi yang beredar di media sosial, disebutkan bahwa 2 foto itu diambil di Ponpes Baitul Quran, Magetan, Jawa Timur.
Baca Juga: Alasan Pelapor Polisikan Pungky dalam Kasus Penipuan iPhone Rihana Rihani, 2 Somasi Nihil
Polres Magetan yang melakukan penyelidikan pun akhirnya menemukan lokasi foto tersebut.
Disebutkan bahwa foto santriwati bawa senjata laras panjang itu terjadi di Ponpes Baitul Quran Al Jahro, di Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan.
Bahkan, Polres Magetan pun sudah langsung melakukan klarifikasi ke ponpes tersebut.
3. Air Soft Gun
Dalam pernyataannya, Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan, menyatakan bahwa senjata laras panjang yang ditenteng santriwati itu bukan senjata api sungguhan.
Berdasarkan klarifikasi yang sudah dilakukan, bahwa senjata laras panjang itu merupakan air soft gun.
Baca Juga: 3 Tersangka Baru TPPO Penjualan Ginjal, Semuanya Petugas Imigrasi Bandara Ngurah Rai Bali
"Senjata yang dibawa jenis airsoft gun," kata Muhammad Ridwan, kepada wartawan, pada Sabtu 29 Juli 2023.
4. Tidak Berizin
Masih menurut AKBP Muhammad Ridwan, pihaknya juga langsung melakukan penyelidikan.
Sejumlah orang pun sudah dimintai keterangan dalam klarifikasi tersebut.
Baca Juga: Raperda P2APBD TA 2022 dan Perubahan Program Pembentukan Perda Tahun 2023 Disetujui DPRD Jawa Barat
Hasilnya, ternyata senjata laras panjang air soft gun yang ditentang para santriwati itu tidak memiliki izin.
"Belum ada izin. Kita tahunya setelah viral di medsos," lanjutnya.
5. Saat MPLS
Dari pemeriksaan itu pula, polisi mengantongi sejumlah informasi.
Baca Juga: Rincian Hadiah Japan Open 2023, Jojo Kantongi Uang Segini Jika Kalahkan Axelsen
Didapati bahwa foto santriwati bawa senjata laras panjang itu dibuat saat santriwati tengah mengikuti kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).
MPLS di ponpes tersebut dilakukan pada tanggal 10-15 Juli 2023.
Sementara kegiatan MPLS itu juga dilaksanakan dengan melibatkan event organizer yang tidak disebutkan nama dan asalnya.
Baca Juga: Baru 172.904 Jemaah Haji Tiba di Tanah Air, Sekitar 50.000 Orang Lagi Masih di Arab Saudi
Sedangkan santriwati dalam foto yang viral berasal dari kelas kelas 7 dan 10.
6. Ponpes Klaim Legal
Terpisah, Ketua Harian Yayasan Ponpes Baitul Quran Al Jahro, Isgianto, menyatakan bahwa foto tersebut sengaja diambil hanya untuk promosi kegiatan ekstrakurikuler air soft gun.
Isgiantoro menyatakan, di Ponpes Ponpes Baitul Quran Al Jahro memang ada eksebisi air soft gun.
Baca Juga: Jadwal Bola Hari Ini 30 Juli: Persis vs Arema, Persija vs Persebaya, Jerman vs Kolombia
Dia menyatakan, sebelum melakukan hal tersebut, sudah lebih dulu melakukan kajian secara legal formal.
"Di Al Jahro ini ada eksibisi air soft gun, secara legal formal setelah kami pelajari, ya, legal," kata dia.
7. Eskul
Isgianto juga menyatakan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan ahlinya terkait simulasi air soft gun tersebut.
Baca Juga: Ini Pernyataan Lengkap Presiden Jokowi Tanggapi Penetapan Tersangka Marsekal Madya Henri
Rencananya, kegiatan simulasi air soft gun itu akan jadi salah satu ekstrakulikuler.
Yakni untuk Madrasah aliyah di Ponpes Baitul Quran Al Jahro.
"Itu foto ketika simulasi. Rencana bakal jadi ekstrakurikuler madrasah aliyah,” kata Isgianto.
8. Kaji Ulang
Isgianto mengaku, pihaknya berencana akan mengkaji ulang eskul simulasi air soft gun.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Final Japan Open 2023 Minggu 30 Juli, Ditutup Duel Axelsen vs Jojo
Hal ini dilakukan lantaran banyak dan beragam penilaian publik setelah foto santriwati bawa senjata laras panjang viral di media sosial.
Apalagi eskul simulasi air soft gun itu memang belum benar-benar dibuka dan dilaksanakan.
"Toh, memang eskul (air soft gun) belum dibuka dan dimulai," kata dia.
9. Sesuai Undang-Undang
Isgianto juga berujar bahwa Ponpes Baitul Quran Al Jahro sama sekali tidak memiliki berbagai peralatan sebagaimana dalam foto yang viral.
Dia menyatakan, semua alat yang ada adalah milik pelatih air soft gun.
Isgianto juga menegaskan bahwa semua kegiatan di Ponpes Baitul Quran Al Jahro dilaksanakan sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Indonesia.
"Kami juga berada di bawah Kementerian Agama yang turut membimbing kami dalam melaksanakan kegiatan apapun,” kata dia.
10. Melatih Konsentrasi Menghafal Al Quran
Di media sosial, masyarakat banyak yang mengecam foto santriwati bawa senjata laras panjang.
Baca Juga: Prabowo Puji Kebijakan Hilirisasi Jokowi, Capres Paling Tegas Nyatakan Lanjutkan
Meski diketahui bahwa itu merupakan senjata air soft gun.
Lalu apa alasan pihak ponpes memilih eskul air soft gun?
Menurut Isgianto, air soft gun itu sejatinya untuk melatih konsentrasi para santri.
Baca Juga: ZEROBASEONE Mendapat Ancaman via Media Sosial, Agensi Turun Tangan dan Langsung Buat Laporan Polisi
Sama halnya dengan ketika menghafal Al Quran, dimana santri juga butuh konsentrasi tinggi.
“Kalau main air soft gun itu kan butuh konsentrasi. Nah, ini melatih santri untuk konsentrasi saat menghafal Al-Qur’an,” tandasnya.***
Jadi, bagaimana menurut Anda soal santriwati bawa senjata laras panjang yang viral di media sosial ini?***




