POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Sehari pasca konfrensi pers penetapan tersangka korupsi pejabat dan mantan pejabat setingkat eselon II, Bupati Purwakarta malah ajojing jingkrak-jingkrak pada acara puncak penutupan hari jadi.
Seperti diketahui, kongrensi pers penetapan pejabat dan mantan pejabat yang menjadi tersangaka korupsi kepada media pada Hari Sabtu (22/07), saat usai acara hari bhakti adhyaksa di kantor kejaksaan negeri.
"Pada 18 Juli 2023 kemarin, Kejari Purwakarta telah menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi dana anggaran BTT. Ada tiga orang yang ditetapkan tersangka, yakni TFH, ASK dan AG," kata Rohayatie, Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta saat konferensi pers usai acara hari Bhakti Adhyaksa, Sabtu (22/07)..
Sehari berikutnya, yaitu pada Minggu malam (23/07) dalam acara puncak hari jadi Purwakarta ke 192 dan Kabupaten Purwakarta ke 55, bupati purwakarta terlihat diatas panggung ajojing sambil berjingkrak-jingkrak.
Padahal, anak buahnya pejabat dan mantan pejabat setingkat eselon dua (kepala dinas) baru saja ditetapkan tersangka.
Namun, sepertinya Bupati Anne melupakan hal itu dan tidak mau peduli akan perasaan pejabat dan mantan pejabat yang akan masuk bui tersebut.
“Misis saya melihatnya om (lihat bupati ajojing jingkrak-jingkrak). Saya sangat berempati saat teman saya ditetapkan tersangka, semoga yang bersangkutan tabah menjalaninya,” kata salah seorang pejabat eselon II, yang hadir di acara puncak hari jadi Purwakarta, Selasa (25/07).
Dari video yang diterima pojoksatu.id,tampak bupati anne ratna mustika menggunakan celana jeans biru, berbaju kurung warna telor asin berkerudung warna putih.
Tidak jauh dari Anne, tampak Sekda Purwakarta Norman Nugraha tengah bernyanyi. Sekda bernyanyi, sementara bupatinya jingkrak-jingkrak tampak bahagia.
Terpisah, selain pejabat yang sudah ditetapkan menjadi tersangka, kabarnya pihak kejaksaan juga telah menangani kasus lainnya yang akan segera naik status ke penyidikan.
“Sabar dulu kang, satu-satu. Yang satunya juga bakal naik statusnya,” ujar salah seorang pejabat di Kejaksaan Negeri Purwakarta, saat pojoksatu.id menanyakan kasus lainnya yang sedang ditangani pihak kejaksaan.
Baca Juga: Oknum Anggota Satpol PP Yang Diduga Pesta Narkoba Di Area Pemda Purwakarta, Terancam Bakal Di Pecat
Kemudian, selain kasus yang akan naik statusnya, kabarnya beberapa pejabat eselon II lainnya juga pernah di panggil oleh pihak Kejaksaan, namun belum diketahui secara pasti kasus apa.
Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Purwakarta, saat di konfirmasi via seluller, untuk menanyakan beberapa pejabat eselon II yang pernah datang ke kantor Kejaksaan beberapa waktu ke belakang, tidak memberikam jawaban.
Pesan yang dikirim pojoksatu.id, hanya dibaca, tidak menjawab apa yang ingin dikatahui oleh publik. Padahal, jawaban itu sangat dibutuhkan agar pihak kejaksaan tidak terkesan tertutup di mata rakyat.
Kemudian informasi juga datangnya dari Jawa Barat, dari kabar yang beredar ada sejumlah pejabat dari beberapa OPD yang ada di Purwakarta di panggil ke Bandung.
Kabarnya, mereka beberapa kali bolak balik ke bandung (Kejati). Namun belum diketahui secara pasti siapa saja pejabat tersebut dan kasus apa.
Sementara itu, pihak Kejati belum di konfirmasi oleh media ini, karena kabarnya di tubuh Kejati Jabar ada pergantian pejabat berwenang (Kasi Penkum) yang biasa memberikan keterangan kepada para awak media. ***




