POJOKSATU.id, Bogor - Kabupaten Bogor menjadi tempat dan tujuan bagi peserta dari luar wilayah untuk mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP).

Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan studi lapangan di Kabupaten Bogor, salah satunya untuk mempelajari inovasi-inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Jumlah peserta yang mengikuti studi lapangan PKA dan PKP di Kabupaten Bogor ada sebanyak 80 orang. Di antaranya 40 orang mengikuti PKA dan 40 orang mengikuti PKP.

Baca Juga: Ketua DPRD Kabupaten Bogor Dorong Penambahan SMP Negeri

Peserta berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Kota Tanjungpinang di Provinsi Kepulauan Riau, Kabupaten Sijunjung di Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Ketapang di Provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Raja Ampat di Provinsi Papua Barat, dan daerah-daerah lainnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin, menjelaskan bahwa luas wilayah dan jumlah penduduk yang besar mendorong Pemkab Bogor untuk terus meningkatkan kualitasnya.

Salah satu fokus peningkatan adalah kualitas pelayanan publik melalui berbagai inovasi, dengan tujuan agar birokrasi dapat berjalan lebih efektif dan layanan publik menjadi lebih cepat, lebih baik, lebih terjangkau, berkualitas, serta lebih transparan.

“Melalui berbagai inovasi, 2022 Pemkab Bogor meraih penghargaan sebagai kabupaten terinovatif nomor 2 se-Indonesia dalam penghargaan Innovative Government Award (IGA) yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri,” kata Burhanudin.

Baca Juga: Soal Enji Ngaku Rindu Bilqis, Ayu Ting Ting : Jangan Sampai Saya Korek Luka Lama Lagi

Burhanudin juga menekankan bahwa selain berfokus pada inovasi pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Bogor aktif mengupayakan peningkatan kinerja organisasi.

Hal ini dilakukan dengan memperkuat kelembagaan Pemerintah Kabupaten, yang terdiri dari 32 dinas dan badan, 40 kecamatan, serta 4 Rumah Sakit Umum Daerah.

“Terkait sistem kerja baru pasca penyederhanaan birokrasi, kami sedang menyusun Peraturan Bupati tentang sistem kerja baru, sesuai KemenPAN-RB no 7 tahun 2022,” kata Burhanudin.

Studi lapangan ini dapat memberikan banyak manfaat bagi para peserta pelatihan kepemimpinan administrator dan pelatihan kepemimpinan pengawas untuk lingkup Kemendagri.

Baca Juga: Waliyin, Nama Asli Pelaku Mutilasi Mahasiswa UMY Redho Tri Agustian, Kerja di Restoran Kaliurang

“Kegiatan akan berlangsung dari tangal 12 sampai 15 Juli 2023, kami memilih Kabupaten Bogor karena, melihat banyak hal yang bisa kami pelajari khusunya bagi peserta PKA dan PKP,” ujar Kepala PPSDM Regional Bandung, Belly Isnaeni.

Belly mengatakan, studi lapangan ini bertujuan untuk memfasilitasi peserta untuk mempelajari inovasi-inovasi yang ada di Kabupaten Bogor.

Dan kemudian, untuk diadopsi mengadaptasi keunggulan maupun strategi manajemen kinerja yang diharapkan bisa diimplementasikan di tempat kerjanya masing-masing. (pss)