POJOKSATU.id - Sederet nama Siti Aisyah dengan alamat yang berbeda-beda ditemukan di SMAN 1 Kota Bekasi.

Hal itu ditemukan saat Pelaksana Tugas Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau pelaksanaan PPDB (penerimaan peserta didik baru) jalur zonasi di SMAN 1 Bekasi, Selasa, 11 Juli 2023.

Ada 97 nama Siti Aisyah. Alamat nama itu berbeda-beda. Nama-nama itu semua lolos dalam PPDB jalur zonasi.

"Saya melihat di SMAN 1 ini nama Siti Aisyah semua. Tapi Siti Aisyah yang lain, alamatnya lain semuanya. Sehingga, yang terjadi sekolah-sekolah dalam lingkaran 400 meter itu sudah penuh," ucap Pelaksana Tugas Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, Kamis, 13 Juli 2023.

Baca Juga: Banyak Dugaan Pelanggaran PPDB Jalur Zonasi di Kota Bekasi, Ada Celah yang Dimanfaatkan

Dia menerangkan banyak menemukan perpindahan domisili calon siswa dari alamat orang tuanya ke rumah saudaranya yang masuk zonasi sekolah yang dituju.

"Tadi pas kita sinkronkan terkait zonasi sekolah dan domisili siswa, memang didapati ada beberapa anak yang domisilinya tuh pindah dari rumah yang lama pindah ke zona tersebut," tegas dia.

Adanya temuan tersebut, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan melaporkan ke pihak terkait dan juga Kemendikbukristek.

Dia juga berharap Kemendikbudristek bisa meng melakukan evaluasi sistem PPDB ini pada jalur Zonasi.

Hal itu bertujuan agar penerimaan siswa yang tinggal di sekitar sekolah dapat lebih maksimal ke depannya.

"Kita akan menindaklanjuti dan akan kita up ke KCD wilayah 3 yang kemudian kita up juga ke Kemendikbud agar nantinya akan dilakukan penyempurnaan sistem demi kenyamanan bersama," demikian kata Tri.***