POJOKSATU.id - Seorang jemaah haji asal Kabupaten Majalengka yang masuk kloter 3, Suharja (70), asal Desa Babakansari, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, hilang di Arafah.

Hingga 10 hari, Suharja sampai saat ini belum ditemukan dan belum ada kabarnya.

Terkait hilangnya Suharja, warga menggelar doa bersama di Masjid Jami Al Mujahidin pada Rabu 12 Juli 2023.

Baca Juga: 3 Pengedar Obat Terlarang Ditangkap Polres Indramayu Barbuk Belasan Ribu Butir!

Gelar doa untuk memohon keselamatan Suharja dan diharapkan bisa segera ditemukan dalam kondisi sehat.

Suharja berangkat ke tanah suci bersama istrinya, Aat (58)

Akan tetapi keduanya kemudian ternyata berpisah, hingga dinyatakan hilang saat berada di Arafah ketika beribadah armuzna.

Baca Juga: Ivan Warga Sumedang Dicacah Pakai Celurit sampai Tewas, Diduga karena Dendam

"Warga menggelar doa bersama memohon agar Allah tetap memberikan perlindungan kepada saudara kami yang berada di Makkah, serta memohon agar dia segera ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat,” ungkap Ketua DKM Masjid Jami Al-Mujahidin, Asep Dudung, Kamis 13 Juli 2023.

Terpisah, Kepala Kementrian Agama Kabupaten Majalengka Agus Sutisna membenarkan Suharja hingga saat ini belum ditemukan.

"Suharja belum ditemukan. Dia terpisah dengan istrinya, dia kan berangkat suami istri," ungkap Agus.

Baca Juga: Pro Kontra Ucapan Bobby Nasution Soal Pelaku Begal Ditembak Mati, KontraS Sebut Walkot Medan Kalut Saat ini

Sampai saat ini, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan penyelenggaran haji di Makkah.

Sementara proses pencarian terhadap Suharja hingga kini juga masih terus dilakukan.

“Dia katanya mengalami dimensia, sehingga mungkin ketika banyak jemaah dia lupa kembali ke tenda karena terpisah dengan istrinya,” ungkap Agus.

Baca Juga: Buntut Adu Jotos di Final SEA Games 2023, 3 Pemain Indonesia Ini Disanksi Larangan Bermain

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kloter Suharja akan kembali ke tanah air tanggal 19 Juli 2023 mendatang. ***

Reporter: Arief Pratama