POJOKSATU.ID - IDCamp 2023 meluncurkan dua kelas baru dan program untuk para alumninya. Hal ini untuk menjawab tingginya kebutuhan talenta digital Indonesia.
President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan keahlian data science dan cybersecurity. Indonesia baru mampu menghasilkan sekitar 100-200 ribu talenta digital per tahun.
"Angka ini masih tergolong sedikit jika mengacu pada data tentang pemenuhan kebutuhan 9 juta talenta digital pada 2030 dengan rata - rata kebutuhan 600 ribu talenta pertahunnya," ucapnya Selasa (26/9)
Vikram menambahkan Indosat terus berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan talenta digital Indonesia lewat program IDCamp. Tahun ini, kelas baru yang sesuai dengan kebutuhan dan tren telah ditambahkan termasuk program alumni.
Baca Juga: Ramadhan Sananta Datang, Indonesia Optimis Bisa Kalahkan Uzbekistan di 16 Besar Asian Games 2023
"Program ini untuk memberikan manfaat lebih kepada 180 ribu peserta IDCamp sebelumnya. Kami yakin IDCamp mampu mendorong lahirnya generasi muda digital berbakat yang mampu bersaing secara global dan mengatasi berbagai tantangan serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital Indonesia," ungkapnya
Menurut Vikram program IDCamp ini merupakan bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibilityb(CSR) Indosat pada pilar Pendidikan Digital. Melalui program ini, Indosat memiliki tujuan menghasilkan ribuan talenta digital yang telah tersertifikasi dari IDCamp.
"Ini membuka peluang kerja bagi mereka di masa depan. Langkah ini merupakan dukungan untuk pemerintah dalam merealisasikan inklusivitas di bidang pendidikan digital bagi masyarakat Indonesia," ujarnya
Tahun ini kata Vikram, IDCamp 2023 memiliki delapan alur pembelajaran, yakni Developer untuk Android, Front-End Web, Machine Learning, Back-End, Multiplatform App, React, DevOps Engineer, serta Data Scientist.
Baca Juga: Pj Wali Kota Bandung Minta OPD Perkuat Sinergitas Berikan Pelayanan Prima
"Program ini membutuhkanwaktu penyelesaian, studi sekitar 3-4 bulan lamanya. Seluruh alur pembelajaran akan dimulai dari tingkat dasar (basic) dan pemula (beginner), menengah (intermediate), hingga profesional (expert).
Sementara Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, Muhammad Neil El menjelaskan IDCamp juga menyediakan kelas Cybersecurity yang akan dibuka pada bulan November 2023 mendatang.
"Kami mengapresiasi upaya Indosat lewat IDCamp dalam memenuhi kebutuhan talenta digital Indonesia untuk menjadi bekal dalam meningkatkan kapasitas talenta mereka di era digital. Berdasarkan hasil riset, Indonesia tercatat memiliki nilai ekonomi digital sebesar Rp1.408 triliun pada 2022," paparnya
Nilai ini diperkirakan melonjak menjadi Rp3.216 triliun pada 20272. Kondisi ini menjadi peluang yang baik bagi para developer muda yang produktif sekaligus mampu menciptakan solusi kreatif yang dibutuhkan oleh masyarakat dan pada akhirnya berkontribusi pada ekonomi digital Indonesia.
Baca Juga: Rutan Kelas I Bandung Juara Lomba Sadar Hukum dan HAM Antar WBP
"Pada kesempatan yang sama, dilakukan juga prosesi kelulusan bagi 71.808 peserta program IDCamp 2022 lalu. Sejak tahun 2019 hingga 2022, IDCamp telah memberikan pelatihan kepada 182.513 peserta di antaranya 37.224 developer perempuan dan 2.200 developer penyandang disabilitas," ujarnya
Hingga kini, terdapat sebanyak 1.391 developer yang telah terjun ke industri terkait dan juga ada sebanyak 578 guru yang telah merasakan manfaat dari program tersebut.
"Kami yakin program ini akan memberikan dampak pada pemberdayaan masyarakat Indonesia dengan peningkatan kemampuan digital, yang akan membuka berbagai peluang bagi generasi muda untuk bisa bersaing di industri digital saat ini," tutup

