POJOKSATU.ID - Almarhum Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ), H Dadang Sukandar Kasidin (Abah Dadang) dikebumikan di Komplek Pemakaman Makam Kramat Syekh Dzatul Kahfi Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Sabtu (5/8/23).

Sebelum dimakamkan, sekitar pukul 11.00 WIB, jenazah dibawa ke Masjid Agung Sang Cipta Rasa Kasepuhan untuk disalatkan.

Sekitar pukul 13.00 WIB, jenazah tiba di Gunung Jati. Keranda mayat diusung oleh Prajurit Kopassus.

Tampak hadir, Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) TNI, Jenderal Dudung Abdurachman melayat sekaligus mendoakan Abah Dadang Sukandar di lokasi pemakaman. 

Baca Juga: Abah Dadang Tokoh Pendidikan Tutup Usia

Diberitakan sebelumnya, Keluarga besar Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon berduka. Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ), H Dadang Sukandar Kasidin (Abah Dadang) berpulang, Sabtu (5/8/23).

Kepergian Abah Dadang sapaan akrabnya menyisakan kesedihan mendalam baik keluarga, kolega dan segenap keluarga Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ).

Informasi yang dihimpun, Abah Dadang Sukandar wafat di usia 65 tahun. Sebelum wafat, Abah Dadang Sukandar diketahui sempak mengalami gangguan kesehatan selama setahun terakhir.

Baca Juga: Kecelakaan di Tol Karawaci, Minibus Innova Hangus Terbakar Usai Tabrak Truk Barang

Puncaknya, Abah Dadang Sukandar dibawa ke RS Permata Cirebon karena mengeluh gangguan perut, Kamis (3/8/23).

Kondisi kesehatan Abah Dadang tak kunjung membaik hingga akhirnya dinyatakan wafat pada Sabtu (5/8/23) pukul 00.31 WIB.

Rektor UGJ, Prof Dr H Mukarto Siswoyo membenarkan, selain keluhan di perut, Abah Dadang juga mengalami sesak nafas. 

"Keluhan sakit sudah setahun yang lalu," ujar Mukarto.