POJOKSATU.id - Legenda Liverpool dan Timnas Inggris Michael Owen memprediksi Prancis sebagai kandidat terkuat meraih gelar Piala Dunia 2026 yang resmi dimulai di Amerika Utara.
Turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut dibuka pada Kamis, 11 Juni 2026 atau Jumat dini hari WIB, ketika Meksiko menghadapi Afrika Selatan di Mexico City.
Setelah berbulan-bulan diwarnai berbagai kontroversi dan perdebatan, kompetisi empat tahunan itu akhirnya memasuki fase pertandingan.
Sebagai mantan penyerang Inggris yang tampil dalam tiga edisi Piala Dunia, Owen turut memberikan pandangannya mengenai peta persaingan.
Baca Juga: Ditolak Masuk AS untuk Piala Dunia 2026, Wasit Somalia Justru Dipercaya Pimpin UEFA Super Cup
Menurutnya, Prancis memiliki kualitas individu yang berada di atas negara-negara pesaing lainnya pada turnamen kali ini.
Prancis Dinilai Punya Skuad Terbaik
Meskipun Spanyol datang sebagai favorit berdasarkan prediksi banyak rumah taruhan internasional, Owen memiliki pilihan berbeda menjelang dimulainya kompetisi.
Ia menilai kedalaman skuad dan kualitas pemain Prancis menjadi alasan utama tim tersebut layak dijagokan.
"Saya pikir Prancis secara individu adalah tim terbaik saat ini dan memiliki pemain-pemain yang kualitasnya luar biasa," kata Owen.
Baca Juga: 40 Soal PAT PJOK Kelas 7 Semester 2 Kurikulum Merdeka Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan
Menurut mantan bintang Liverpool dan Real Madrid itu, Les Bleus mempunyai kombinasi pengalaman, kedalaman skuad, serta talenta kelas dunia.
Jika seluruh pemain mampu tampil sebagai satu kesatuan tim, peluang mereka untuk mengangkat trofi dinilai sangat besar.
"Jika mereka bermain sebagai tim yang solid, saya melihat mereka sebagai kandidat paling mungkin menjadi juara," ujarnya.
Prancis sendiri memasuki Piala Dunia 2026 dengan status salah satu unggulan utama setelah tampil konsisten dalam beberapa turnamen besar.
Generasi pemain yang dimiliki saat ini dianggap masih berada dalam periode terbaik karier mereka.
Sementara itu, Argentina datang sebagai juara bertahan setelah sukses menjuarai edisi sebelumnya di Qatar bersama Lionel Messi.
Namun, tantangan mempertahankan gelar diperkirakan tidak akan mudah mengingat ketatnya persaingan dari negara-negara Eropa.
Baca Juga: Live Streaming Piala Dunia 2026, Begini Cara Nonton Gratis Setiap Pertandingan
Jerman Kuda Hitam, Inggris Meragukan
Selain menjagokan Prancis, Owen juga menunjuk Jerman sebagai tim yang berpotensi menciptakan kejutan sepanjang turnamen berlangsung.
Prediksi tersebut cukup menarik mengingat performa Jerman dalam beberapa edisi Piala Dunia terakhir tidak terlalu meyakinkan.
Meski demikian, Owen melihat tanda-tanda kebangkitan yang dapat membuat Der Panzer kembali menjadi ancaman serius.
Ia percaya pengalaman dan tradisi kuat Jerman dalam turnamen besar tidak boleh dianggap remeh.
Baca Juga: IRT di Jayakerta Karawang Ditangkap Polisi, Sembunyikan 35 Gram Sabu dalam Alat Kontrasepsi
"Saya punya firasat bahwa Jerman bisa tampil sangat baik dan mungkin menjadi kejutan dalam turnamen ini," katanya.
Sebaliknya, Owen tidak terlalu optimistis terhadap peluang negaranya sendiri untuk meraih trofi juara dunia.
Menurutnya, Inggris masih memiliki potensi mencapai babak akhir, tetapi belum cukup meyakinkan untuk menjadi favorit utama.
"Saya memperkirakan Inggris bisa mencapai perempat final atau semifinal, tetapi sulit melihat mereka sebagai juara," ujar Owen.
Tuchel Harus Berani Rotasi Pemain
Menjelang laga pembuka Inggris melawan Kroasia pekan depan, pelatih Thomas Tuchel masih menghadapi sejumlah keputusan penting.
Persaingan pada posisi gelandang serang dan sektor sayap menjadi salah satu perhatian utama dalam penyusunan tim inti.
Owen justru menyarankan Tuchel melakukan pendekatan yang tidak biasa selama fase grup maupun babak gugur nantinya.
Baca Juga: Beasiswa BCA 2027 Resmi Dibuka, Gratis Kuliah 2,5 Tahun hingga Peluang Jadi Karyawan Tetap
Menurutnya, kondisi cuaca, kelelahan, dan padatnya jadwal pertandingan akan menjadi faktor penentu keberhasilan sebuah tim.
"Jika saya menjadi Thomas Tuchel, saya akan terus melakukan rotasi besar pada posisi-posisi tertentu sepanjang turnamen," katanya.
Ia bahkan berpendapat pemain terbaik Inggris tidak selalu harus memulai pertandingan sebagai starter.
Strategi tersebut dinilai dapat menjaga kebugaran pemain kunci agar tampil maksimal ketika lawan mulai kehilangan energi.
"Yang akan menentukan turnamen ini adalah kesegaran fisik, sementara kelelahan bisa menjadi musuh terbesar setiap tim," ujar Owen.
Mantan penyerang berusia 46 tahun itu meyakini pemain-pemain terbaik justru bisa memberikan dampak lebih besar ketika masuk pada babak kedua.
Saat lawan mulai kehilangan intensitas permainan, pemain segar dinilai memiliki peluang lebih besar menciptakan perbedaan.
Dengan dimulainya Piala Dunia 2026, berbagai prediksi mulai bermunculan dari mantan pemain, pelatih, hingga pengamat sepak bola.
Namun seperti turnamen-turnamen sebelumnya, hasil akhir tetap akan ditentukan oleh performa di lapangan selama beberapa pekan mendatang.***

