POJOKSATU.id - Banyak penggemar sepak bola dunia dibuat penasaran dengan jadwal final Liga Champions musim ini. Pertandingan antara Arsenal dan Paris Saint-Germain akan dimulai lebih awal dibanding biasanya.

Laga puncak di Puskas Arena, Budapest, Sabtu 30 Mei, dijadwalkan kick-off pukul 17.00 waktu Inggris atau pukul 23.00 WIB.

Jam tersebut tiga jam lebih cepat dari tradisi final Liga Champions sebelumnya.

Biasanya, final kompetisi elite Eropa itu dimainkan pukul 20.00 waktu Inggris atau pukul 02.00 WIB.

Baca Juga: PSG vs Arsenal: Prediksi Susunan Pemain dan Duel Taktik Final Liga Champions

Jadwal malam sudah menjadi tradisi sejak final digelar pada hari Sabtu mulai tahun 2010.

Namun musim ini, UEFA membuat keputusan besar yang langsung memancing perhatian publik sepak bola dunia.

Banyak suporter mempertanyakan alasan perubahan jadwal tersebut.

Menariknya, UEFA menyebut perubahan ini dibuat demi meningkatkan pengalaman para penggemar sepak bola yang datang langsung ke stadion.

UEFA Ingin Pengalaman Fans Lebih Nyaman

UEFA menjelaskan bahwa jadwal baru bertujuan menciptakan atmosfer pertandingan yang lebih ramah bagi semua kalangan.

Baca Juga: Purbaya Samakan Dirinya Seperti Nabi Yusuf, Kayak Saya Rupanya Menteri Keuangan

Organisasi sepak bola Eropa itu ingin keluarga dan anak-anak lebih nyaman menikmati laga final.

Menurut UEFA, pertandingan yang selesai lebih awal akan memudahkan akses transportasi umum setelah laga berakhir.

Hal itu dianggap penting bagi ribuan suporter yang datang dari berbagai negara.

Keputusan ini juga diyakini berkaitan dengan insiden kekacauan suporter pada final Liga Champions 2022 di Paris.

Saat itu, final antara Liverpool dan Real Madrid diwarnai masalah keamanan dan transportasi.

UEFA tampaknya tidak ingin kejadian serupa kembali terulang pada laga final musim ini. Karena itu, jadwal sore dianggap menjadi solusi terbaik.

Baca Juga: Jokowi Keliling Indonesia, Pengamat Sebut Mau Tunjukkan Basis Massanya Masih Besar

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, mengatakan pengalaman penggemar menjadi fokus utama dalam perencanaan final tahun ini.

Ia menyebut final Liga Champions adalah momen terbesar dalam kalender sepak bola Eropa. Karena itu, akses yang lebih nyaman dianggap sangat penting.

Menurut Ceferin, kick-off lebih awal akan membuat pertandingan selesai lebih cepat, termasuk jika laga berlanjut ke extra time atau adu penalti.

Dengan begitu, para suporter masih memiliki waktu menikmati malam bersama keluarga atau teman setelah pertandingan selesai.

Selain itu, UEFA percaya perubahan jadwal dapat memberi dampak ekonomi positif bagi kota tuan rumah.

Baca Juga: Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo Disembelih di Dayeuhkolot, Warga Sebut Jadi Momen Bersejarah

Fans diperkirakan memiliki lebih banyak waktu menikmati restoran, hotel, dan tempat hiburan di Budapest.

Siaran Langsung dan Penonton Muda Jadi Pertimbangan

UEFA juga mempertimbangkan aspek siaran televisi global. Kick-off lebih awal dianggap membuka peluang jangkauan penonton yang lebih luas.

Pertandingan sore dinilai lebih ramah bagi penonton muda dan keluarga di berbagai negara.

Beberapa wilayah dunia juga bisa menikmati laga pada jam yang lebih nyaman.

Sementara itu, Football Supporters Europe menyambut positif keputusan UEFA tersebut.

Organisasi suporter klub itu menilai perubahan ini sangat membantu penggemar yang bepergian langsung ke stadion.

Direktur organisasi tersebut, Ronan Evain, mengatakan jadwal lebih awal membuat perjalanan pulang lebih realistis bagi banyak suporter.

Ia juga menyebut perubahan ini dapat mengurangi stres perjalanan dan masalah logistik pada malam hari.

Menurut Evain, UEFA mulai menunjukkan perhatian serius terhadap kebutuhan para penggemar sepak bola.

Langkah ini dianggap bagian dari upaya memperbaiki pengalaman final Eropa dalam beberapa tahun terakhir.

Di sisi lain, perubahan lain juga muncul terkait hak siar pertandingan final Liga Champions musim ini.

Untuk pertama kalinya dalam 34 tahun, final tidak disiarkan gratis di Inggris.

Sebelumnya, final Liga Champions selalu tersedia secara free-to-air bagi masyarakat Inggris.

Namun musim ini, penggemar harus berlangganan layanan tertentu untuk menyaksikan pertandingan.

Pertandingan akan disiarkan melalui TNT Sports dan HBO Max. Penggemar harus membayar biaya langganan untuk menikmati siaran langsung laga tersebut.

Keputusan itu dilaporkan memicu kritik dari banyak pihak.

Bahkan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, disebut meminta TNT Sports mempertimbangkan ulang kebijakan tersebut.

Arsenal dan PSG Sama-sama Kejar Sejarah

Di luar kontroversi jadwal, pertandingan ini tetap menjadi salah satu final paling dinantikan dalam beberapa tahun terakhir.

Arsenal berpeluang meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.

Gelar itu akan melengkapi musim luar biasa mereka setelah sukses menjuarai Premier League.

Sementara Paris Saint-Germain datang dengan status juara bertahan. Klub asal Prancis itu ingin mempertahankan dominasi mereka di Eropa.

Duel dua tim menyerang ini diprediksi berlangsung sengit sejak menit pertama.

Atmosfer Budapest juga diyakini akan menjadi salah satu yang paling meriah dalam sejarah final Liga Champions modern.

Kini, perhatian publik tertuju pada bagaimana eksperimen UEFA soal jadwal baru ini berjalan.

Jika sukses, bukan tidak mungkin final Liga Champions masa depan kembali dimainkan lebih awal.***