POJOKSATU.id - Langit pesisir selatan Inggris seakan menjadi saksi malam sulit bagi Liverpool. Harapan menjaga posisi di papan atas justru tergelincir, saat mereka takluk 1-2 dari Brighton & Hove Albion.

Kekalahan ini bukan sekadar kehilangan tiga poin. Ini menjadi sinyal bahaya dalam perburuan tiket empat besar Premier League.

Sejak awal, pertandingan di Amex Stadium (Brighton), Sabtu (21/03/2026) malam WIB ini sudah berjalan tidak mulus bagi tim tamu.

Kick-off bahkan sempat tertunda, lalu situasi makin rumit ketika Hugo Ekitike harus ditarik keluar lebih cepat akibat cedera.

Baca Juga: Heboh Isu Bupati Gowa Selingkuh dengan Mantan Sopir Pribadi, Begini Klarifikasi Husniah Talenrang

Perubahan mendadak itu memengaruhi ritme permainan Liverpool. Mereka kesulitan menemukan aliran serangan yang biasanya tajam.

Momentum itu dimanfaatkan Brighton dengan efektif. Baru memasuki menit ke-15, Danny Welbeck membuka keunggulan lewat sundulan di tiang jauh.

Gol tersebut berawal dari umpan silang yang tidak mampu diantisipasi dengan baik oleh lini belakang Liverpool.

Gol Balasan yang Tak Cukup

Liverpool mencoba bangkit. Namun tanpa kehadiran sosok penyerang utama seperti Mohamed Salah, serangan mereka terasa kurang menggigit.

Baca Juga: WFH 1 Hari Tak Berlaku Semua Sektor, ASN Wajib Simak Penjelasan Resmi Pemerintah

Meski begitu, peluang tetap datang. Alexis Mac Allister sempat mengancam lewat sundulan, namun berhasil digagalkan kiper Brighton.

Gol penyama akhirnya hadir di menit ke-30, bukan dari skema rapi, melainkan kesalahan fatal lini belakang tuan rumah.

Lewis Dunk gagal mengantisipasi bola panjang, memberi kesempatan Milos Kerkez mencuri bola dan mencetak gol dengan sentuhan dingin.

Skor imbang memberi harapan bagi Liverpool. Namun harapan itu tidak bertahan lama.

Brighton Kunci Kemenangan

Memasuki babak kedua, Brighton tampil lebih agresif. Mereka terus menekan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Upaya tersebut akhirnya berbuah hasil. Danny Welbeck kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan matang dari sisi kiri.

Baca Juga: Bukan di Lapangan, Cristiano Ronaldo Curi Perhatian di Hari Raya Idulfitri

Gol ini sempat melalui pemeriksaan VAR, namun tetap disahkan.

Di sisi lain, Liverpool terlihat kehabisan ide. Serangan mereka kurang tajam dan minim kreativitas.

Beberapa peluang memang tercipta, termasuk tembakan keras Cody Gakpo, tetapi semuanya mampu diamankan oleh kiper Brighton.

Menariknya, Brighton sebenarnya bisa menambah keunggulan. Kaoru Mitoma hampir mencetak gol setelah aksi individunya, namun penyelesaian akhir gagal maksimal.

Hingga peluit panjang berbunyi, Liverpool tidak mampu menyamakan kedudukan.

Baca Juga: Redam Polemik Lapangan Merdeka, Wali Kota Sukabumi Hadiri Salat Id Muhammadiyah di UMMI

Kekalahan ini membuat mereka semakin tertekan dalam persaingan papan atas.

Dalam enam laga tandang terakhir, Liverpool hanya meraih satu kemenangan di markas Brighton.

Sebuah catatan yang mempertegas bahwa Amex Stadium bukan tempat yang bersahabat bagi mereka.

Kini, jarak dengan posisi empat besar berpotensi melebar.

Sementara Brighton justru semakin percaya diri, naik ke peringkat delapan dengan tren kemenangan yang positif.

Bagi Liverpool, hasil ini membuat peluang mereka tampil di Liga Champions musim depan cukup berat. Apalagi jika Aston Villa menang atas West Ham besok malam.***