POJOKSATU.id - Undian babak 16 besar Liga Champions atau drawing UCL bukan sekadar menentukan lawan, tapi juga membentuk peta jalan menuju final.

Dan kali ini, hasil drawing UCL pada Jumat (27/02/2026), menghadirkan satu kemungkinan besar: final sesama klub Premier League.

Enam wakil Inggris masih bertahan dalam perburuan trofi paling prestisius di Eropa.

Arsenal, Manchester City, Liverpool, Chelsea, Newcastle United, dan Tottenham kini sudah mengetahui lawan masing-masing di babak 16 besar sekaligus jalur yang harus dilalui jika ingin mengangkat trofi pada bulan Mei mendatang.

Baca Juga: Suap Bea Cukai Mengagetkan, Pejabat Beli Mobil Operasional Tempat Menyimpan Uang Tunai Hasil Korupsi

Terbelah Dua Jalur Besar

Hasil drawing UCL menempatkan klub-klub Inggris dalam dua bagan berbeda.

Manchester City, Liverpool, dan Chelsea berada di satu sisi. Sementara Arsenal, Newcastle, dan Tottenham menghuni sisi lainnya.

Artinya, dua kubu ini tidak akan saling berhadapan hingga partai final. Jika performa mereka konsisten, peluang terciptanya final all-English sangat terbuka.

Di sisi pertama, laga besar langsung tersaji antara Real Madrid vs Manchester City.

Baca Juga: Jangan Salah Paham! Status ‘Tidak Terbit’ di Info GTK Bukan Berarti Hak TPG Hilang, Ini Bedanya dengan Status Tidak Valid

PSG akan menghadapi Chelsea, sementara Galatasaray bertemu Liverpool. Atalanta menantang Bayern Munich di jalur yang sama.

Sementara itu di sisi lainnya, Arsenal akan berhadapan dengan Bayer Leverkusen. Newcastle mendapat ujian berat menghadapi Barcelona.

Tottenham ditantang Atletico Madrid. Sedangkan Bodo/Glimt bertemu Sporting Lisbon.

Jalur Arsenal dan Potensi Duel Inggris

Arsenal menghadapi Bayer Leverkusen di babak 16 besar. Jika lolos, mereka berpotensi bertemu Sporting atau Bodo/Glimt di perempat final.

Menariknya, Newcastle dan Tottenham bisa saja saling berhadapan di delapan besar apabila keduanya berhasil melewati rintangan masing-masing.

Bahkan, di semifinal, Arsenal berpotensi bertemu salah satu dari Newcastle, Barcelona, Atletico Madrid, atau Tottenham.

Baca Juga: Pengertian Hampers dan Perbedaannya dengan Parsel, Jangan Sampai Keliru

Dengan kata lain, satu tiket final dari sisi ini sangat mungkin menjadi milik klub Inggris.

Jalur Berat City, Liverpool, dan Chelsea

Di sisi seberang, tantangan tak kalah berat menanti. Manchester City harus melewati Real Madrid lebih dulu.

Jika berhasil, mereka akan bertemu pemenang duel Bayern Munich vs Atalanta di perempat final.

Liverpool juga tak mendapat jalan mudah. Mereka akan menghadapi Galatasaray terlebih dahulu. Jika lolos, potensi bentrokan dengan Chelsea atau PSG bisa terjadi.

Baca Juga: UPDATE Link Lapor Diri ke LPTK PPG Guru Tertentu Tahap 1 Tahun 2026 Lengkap Link Grup Whatsapp, Cek Daftar Resmi di Sini

Chelsea sendiri harus menyingkirkan PSG untuk membuka jalan menghadapi Liverpool atau Galatasaray di fase berikutnya.

Direktur sepak bola Manchester City, Hugo Viana, bahkan menyebut laga melawan Real Madrid seperti final dini.

Ia menilai pertemuan dua raksasa tersebut akan menjadi pertandingan besar yang sulit diprediksi.

“Kami sudah bertemu di fase grup, ini akan menjadi laga yang luar biasa untuk ditonton. Rasanya seperti final,” ujarnya kepada UEFA.

Final Sesama Inggris di Depan Mata?

Melihat komposisi bagan, peluang dua klub Inggris bertemu di final bukan sekadar angan. Secara matematis dan kualitas skuad, itu sangat mungkin terjadi.

Namun jalan menuju partai puncak tetap panjang dan penuh jebakan.

Real Madrid, Barcelona, Bayern Munich, hingga PSG tetap menjadi ancaman serius yang bisa menggagalkan ambisi klub-klub Premier League.

Babak 16 besar akan menjadi penentu momentum. Jika wakil Inggris mampu menjaga konsistensi, Liga Champions musim ini berpotensi menghadirkan dominasi penuh dari Premier League.

Kini, semua mata tertuju pada leg pertama. Dari sinilah cerita panjang menuju final mulai benar-benar ditentukan.

Redaksi Pojoksatu.id memprediksi Liverpool atau Manchester City bakal jumpa Arsenal di partai puncak.***