POJOKSATU.id — Laga pekan ke-30 BRI Liga 1 musim ini mempertemukan dua tim dengan agenda berbeda namun hasrat serupa: menang. Stadion B. J. Habibie, Parepare, bakal jadi saksi ketika PSM Makassar menjamu Bali United, Kamis (25/04/2025).
Ayam Jantan dari Timur sedang mengejar finis terbaik di klasemen, sementara Bali United ingin menutup musim yang kurang menggembirakan dengan catatan manis.
PSM datang ke laga ini dengan modal 44 poin dari 29 pertandingan.
Anak asuh Bernardo Tavares tak terkalahkan dalam empat laga terakhir di semua kompetisi—dua kemenangan dan dua hasil imbang menjadi bekal kuat mereka saat menjamu tamu berat dari Pulau Dewata.
Kebangkitan yang Ditunda
Bali United, di sisi lain, tengah bergelut dengan krisis kepercayaan. Dalam tujuh laga terakhir, Serdadu Tridatu belum mencicipi kemenangan.
Kekalahan 1-2 dari Persib Bandung di pekan sebelumnya menambah tekanan di ruang ganti tim yang kini sedang menatap masa depan tanpa sang pelatih kepala, Stefano Teco Cugurra.
Teco telah mengonfirmasi bahwa musim ini adalah musim terakhirnya bersama Bali United.
Maka, lima laga tersisa termasuk kontra PSM Makassar akan menjadi “lap of honor” sang pelatih asal Brasil, yang ingin pamit dengan catatan terbaik.
Adu Strategi di Tengah Tekanan
Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung dengan intensitas tinggi sejak peluit pertama dibunyikan.
PSM punya ambisi untuk terus merangsek naik di papan atas, sementara Bali United datang dengan motivasi untuk membuktikan bahwa mereka belum habis.
Bernardo Tavares kemungkinan masih akan mengandalkan komposisi bertahan yang kokoh lewat trio Soares Aloisio, Yuran Fernandes, dan Luiz Victor.
Ketiganya tak hanya solid di belakang, tapi juga bisa memberi kontribusi saat bola mati.
Aloisio telah mencetak lima gol dan satu assist musim ini, disusul Yuran dengan empat gol dan empat assist.
Luiz Victor memang belum mencetak gol, tetapi sudah mengoleksi enam assist dari 27 laga—kontribusi tak ternilai dari lini belakang.
Motor Serangan dan Finisher Andal
Di lini tengah, nama Daisuke Sakai hampir pasti kembali menjadi starter. Gelandang asal Jepang ini dikenal piawai dalam mengatur tempo dan menyisir sisi lapangan.
Di lini depan, PSM akan kembali bertumpu pada ketajaman Nermin Haljeta. Striker Slovenia ini sudah mengemas 11 gol dari 25 pertandingan—statistik yang menjadikannya predator utama tim tuan rumah.
Momentum Kebangkitan?
Bali United masih mengandalkan duet bek tangguh Ellias Dolah dan Kadek Arel untuk menjaga lini belakang.
Nama terakhir disebut layak diberi lebih banyak menit bermain, mengingat potensinya dan kebutuhan tim akan tenaga segar.
Di sektor gelandang, Mitsuru Maruoka dan Brandon Wilson jadi andalan dalam menjaga ritme permainan.
Baca Juga: 13 Fakta Menarik Jelang Inter Milan vs AC Milan, Kamis 24 April: Kans Terakhir Menuju Eropa
Keduanya dikenal pandai mengatur arus bola dan meredam tekanan lawan. Sedangkan untuk urusan membobol gawang, Privat Mbarga masih menjadi tumpuan utama.
Pemain ini telah tampil dalam 2.371 menit musim ini dan sukses menyumbang 9 gol serta 8 assist.
Rekor Pertemuan: Sengit dan Seimbang
Lima pertemuan terakhir kedua tim menunjukkan duel yang selalu berjalan ketat:
-
7 Desember 2024: Bali United 1-1 PSM Makassar
-
24 Februari 2024: PSM Makassar 0-0 Bali United
-
11 Agustus 2023: Bali United 3-2 PSM Makassar
-
10 Juni 2023: PSM Makassar 1-2 Bali United
-
6 Juni 2023: Bali United 1-1 PSM Makassar
Statistik tersebut menunjukkan kedua tim kerap saling mengimbangi. Pertarungan tak pernah mudah—dan tampaknya akan kembali tersaji di laga ini.
Prediksi Laga: Adu Gengsi dan Emosi
Baca Juga: Prediksi Skor Inter Milan vs AC Milan: Derbi Penentu, Siapa Lolos ke Final Coppa Italia?
PSM Makassar punya semangat untuk mempertahankan posisi enam besar, sementara Bali United menyimpan niat untuk menyudahi puasa kemenangan, sekaligus memberikan perpisahan yang layak bagi sang pelatih.
Dengan motivasi besar dari kedua kubu, duel ini dipastikan berjalan panas. Tak ada ruang untuk kesalahan. Satu poin pun bisa menjadi harga mahal di ujung kompetisi. ***
