POJOKSATU.id — Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena, mengungkapkan rasa cemas atas kondisi dua pemain andalannya, Witan Sulaeman dan Ilham Rio Fahmi, yang mengalami cedera dalam laga pekan ke-28 BRI Liga 1 2024 2025 melawan Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/4/2025).

Cedera pertama menimpa Ilham Rio Fahmi yang harus ditarik keluar lebih awal pada menit ke-5 karena mengalami masalah pada hamstring, posisinya kemudian digantikan oleh Firza Andika.

Tak lama berselang, giliran Witan Sulaeman yang terpaksa meninggalkan lapangan setelah menerima tekel keras dari bek Persebaya, Slavko Damjanovic, di menit ke-15.

Meski pelanggaran terlihat cukup berbahaya, wasit hanya memberikan kartu kuning untuk Slavko.

Baca Juga: Inter Milan Kokoh di Puncak Klasemen Usai Kunci Tiga Poin Lawan Cagliari, SCUDETTO di Depan Mata!

Witan kemudian ditarik keluar tujuh menit setelah insiden dan digantikan oleh Rayhan Hannan.

Carlos Pena tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap insiden yang menimpa dua pemain kunci tersebut.

Ia menilai tekel yang dialami Witan sangat berisiko dan khawatir cedera itu mempengaruhi struktur tulang pada pergelangan kaki sang pemain.

"Itu tekel yang sangat berbahaya. Saya pikir pergelangan kakinya berputar dan mungkin bisa mengenai tulang.

Baca Juga: Lewandowski MENYALA, Blunder Saenz Antar BARCELONA Unggul atas LEGANES, Jarak Klasemen MENJAUH dari Kejaran REAL MADRID

Kita akan lihat bagaimana hasil pemeriksaannya nanti," ujar Pena dalam sesi jumpa pers seusai pertandingan.

Selain Witan, kondisi Rio Fahmi juga menjadi perhatian khusus bagi sang pelatih.

Pena menyebut cedera hamstring yang dialami bek muda tersebut terlihat cukup serius dan membutuhkan penanganan cepat.

"Ya, Rio mengalami masalah di bagian hamstring. Dari yang terlihat, itu cedera yang cukup serius," imbuhnya.

Baca Juga: COMEBACK ke Papan Atas! Juventus Tundukkan Lecce, Selangkah Lebih Dekat ke PUNCAK Liga Seri A Italia, Jaga Asa ke Liga Champions

Walau harus kehilangan dua pemain penting di babak pertama, Peña tetap mengapresiasi mental juang anak asuhnya yang menurutnya pantang menyerah sepanjang laga.

"Saya suka semangat tim hari ini. Para pemain menunjukkan karakter yang kuat.

Mereka berusaha keras, berjuang, dan tetap mencoba memberikan yang terbaik meski situasinya sulit, terutama di ruang ganti setelah dua pemain kami cedera," ungkapnya.

Menghadapi sisa musim yang tinggal enam laga, Pena menegaskan timnya akan terus berjuang demi mengamankan posisi terbaik di klasemen akhir.

Ia berharap semangat yang ditunjukkan para pemain di laga kontra Persebaya bisa terus dipertahankan.

Baca Juga: Prediksi Zwolle vs Twente, DUEL DUA PUNGGAWA Timnas Indonesia di Liga Belanda Pekan ke 29, Eliano Reijnders vs Mees Hilgers

"Kami memang kecewa dan marah dengan situasi ini, tetapi tim ini akan terus berjuang di enam pertandingan terakhir untuk menyelesaikan musim di posisi terbaik, itu sudah pasti," tegas Peña.

Dalam laga berikutnya, Persija Jakarta akan bertandang ke markas Persik Kediri di Stadion Gelora Soepriadi, Blitar, Sabtu pekan depan pukul 19.00 WIB.

Kemenangan di pertandingan ini bisa membuka peluang Persija kembali ke papan atas klasemen, terutama jika pesaing langsung mereka, Malut United, gagal meraih poin penuh saat menghadapi PSBS Biak. ***