POJOKSATU.id — Timnas Indonesia berpeluang besar untuk langsung lolos ke Piala Dunia 2026 melalui putaran ketiga Kualifikasi.
Saat ini, skuat Garuda menempati posisi ketiga di klasemen grup C dengan torehan 6 poin, hanya terpaut satu angka dari Australia yang akan menjadi lawan mereka pada 20 Maret 2025.
Dengan masih tersisa empat laga di putaran ketiga, peluang Indonesia untuk lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026 semakin terbuka.
Jay Idzes dan kawan-kawan menargetkan posisi runner-up grup agar bisa mengamankan tiket langsung ke putaran final tanpa harus melewati babak play-off putaran keempat yang dijadwalkan rampung pada Juni 2025.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, optimistis dengan peluang ini dan berupaya maksimal untuk mewujudkannya. Salah satu langkah yang diambil adalah menambah pemain keturunan melalui proses naturalisasi guna memperkuat skuat.
"Kita tahu banyak negara sekarang mengadopsi bagaimana para pemain keturunan itu bisa memperkuat negaranya," ujar Erick Thohir pada Jumat (14/3/2025).
"Kita bisa lihat kemarin Prancis seperti itu. Kita bisa lihat juga, kalau kita lihat untuk Filipina juga seperti itu untuk membangun tim perempuannya. Kita lihat (Lamine) Yamal juga mesti pilih antara Maroko dan Spanyol."
"Artinya, momentum yang saya paparkan di DPR waktu itu bahwa kita mau ke Piala Dunia 2030 lebih.
Tetapi momentum 2026 ini kita punya, ya kita harus melakukan upaya maksimal dengan membentuk tim kepelatihan yang mungkin bisa dilihat ini kelas dunia, ya technical advisornya kelas dunia.
Pemainnya pun kita harapkan yang terbaik," tambahnya.
Jika skenario terbaik terjadi pada Juni 2025 dan timnas Indonesia berhasil memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, Erick Thohir berharap ada delapan pertandingan uji coba sebagai persiapan debut Indonesia di ajang tersebut.
Delapan laga tersebut akan tersedia dalam empat jendela FIFA Matchday, yaitu September, Oktober, dan November 2025, serta Maret 2026.
"Dan di sini kenapa kita harapkan, kita berusaha bisa lolos di babak kualifikasi saat ini (di putaran ketiga)," ujar Erick Thohir.
"Karena kalau kita lolos babak kualifikasi hari ini, September, Oktober, November (2025) dan Maret tahun depan (2026) kita ada delapan pertandingan yang kita bisa persiapkan untuk Piala Dunia."
"Karena kalau kita ranking 3 dan 4 berarti Oktober dan November kita harus ikut playoff," tambahnya.
Dua laga krusial yang akan dihadapi Indonesia pada Maret 2025, yakni melawan Australia dan Bahrain, menjadi penentu langkah timnas dalam upaya mengamankan posisi runner-up grup C. ***

