POJOKSATU.id — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, mengungkapkan alasan di balik penundaan proses naturalisasi pemain keturunan Belanda, Jairo Riedewald.

Ia menegaskan bahwa terdapat kendala administratif yang menyebabkan proses ini belum dapat dilanjutkan.

Dito mengaku telah menerima informasi langsung dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengenai perkembangan naturalisasi Jairo Riedewald.

Sebelumnya, pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, telah menjalin komunikasi dengan pemain yang kini memperkuat Royal Antwerp tersebut.

Baca Juga: SEGERA Bergabung ke Timnas Indonesia, Ole Romeny, Tim Geypens dan Dion Markx DIAMBIL SUMPAH 8 FEBRUARI, Jairo Riedewald Masih Proses

Namun, dalam daftar terbaru pemain yang akan dinaturalisasi, nama Jairo tidak termasuk.

"Untuk Jairo, Pak Erick menyampaikan bahwa paperwork ada yang belum bisa, daripada bisa bermasalah di kemudian hari. Jadi memang diputuskan tidak diproses dahulu," ujar Dito di Jakarta, Senin (24/2/2025).

Meihat situasi ini, kemungkinan besar Jairo Riedewald tidak akan memperkuat Timnas Indonesia dalam pertandingan melawan Australia dan Bahrain pada bulan Maret mendatang.

Saat ditanya mengenai peluang Jairo untuk bergabung dengan skuad Garuda pada bulan Juni, Dito belum bisa memberikan kepastian.

Timnas Indonesia sendiri dijadwalkan menghadapi dua laga krusial dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada bulan Juni, yakni melawan China dan Jepang.

Baca Juga: Sosok dan Karier Jairo Riedewald, Berdarah Ambon dan Pernah Jadi Timnas Senior Belanda, dari Ajak, Crystal Palace Hingga Royal Antwerp

Namun, kepastian apakah Jairo dapat bergabung masih menjadi tanda tanya.

"Belum," jawab Dito singkat ketika ditanya mengenai kemungkinan Jairo bisa bermain untuk Timnas Indonesia pada bulan Maret dan Juni.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum ditemukan solusi agar Jairo Riedewald bisa berganti kewarganegaraan dan membela Timnas Indonesia.

Baca Juga: KABAR TERBARU Emil Audero, Kiper Como 1907 Makin Santer Proses NATURALISASI Jelang Indonesia Lawan Australia dan Bahrain, TERDEPAN Mengisi POS KIPER

"Belum bisa. Sampai hari ini kami belum ketemu klausul yang bisa membuat Jairo bisa membela Timnas Indonesia," kata Erick Thohir.

PSSI tidak ingin mengambil risiko dengan terburu-buru mengajukan proses naturalisasi Jairo Riedewald ke FIFA.

Erick menekankan bahwa ada banyak detail hukum yang perlu diperhatikan sebelum pengajuan dilakukan.

"Banyak sekali detailnya, itu urusan pengacara. Kami sudah berdiskusi dengan beberapa pihak, tetapi belum menemukan solusi.

Kami tidak ingin mengajukan ini ke FIFA lalu ditolak, karena itu bisa membuat FIFA tidak percaya lagi pada kita," tambahnya.

Baca Juga: Usai Ambil Sumpah Ole Romenij dkk, Menkum Supratman Jelaskan Naturalisasi Bukah Hanya UBAH STATUS WNI, Ungkap TARGET Timnas Indonesia HARAPAN PRESIDEN

Diketahui, Jairo Riedewald pernah membela Timnas Belanda sebanyak tiga kali dalam ajang Kualifikasi Euro 2016 pada tahun 2015, ketika dirinya masih berusia 18 tahun.

Hal ini menjadi salah satu faktor yang membuat proses naturalisasinya menjadi lebih rumit.

Saat ini, PSSI memprioritaskan proses naturalisasi untuk pemain lain, seperti Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy.

"Kami terus berusaha mencari pemain terbaik untuk memperkuat Timnas. Namun, prosesnya tetap harus sesuai aturan yang berlaku," tutup Erick Thohir. ***