POJOKSATU.id — Pelatih Timnas U-20 Indonesia, Indra Sjafri, mengungkapkan bahwa dari tiga target yang dibebankan PSSI kepadanya, hanya satu yang tidak tercapai pasca Piala Asia U-20 2025.

Indra Sjafri sendiri mengaku siap menerima konsekuensi, termasuk digantikan dari posisinya, setelah Timnas U-20 Indonesia gagal memenuhi target di Piala Asia U-20 2025.

Namun, perlu dicatat bahwa ia sebenarnya telah berhasil membawa skuad Garuda Muda tampil di turnamen tersebut.

Menurut Indra Sjafri, tiga target yang diberikan PSSI saat ia dipercaya menukangi Timnas U-20 Indonesia yaitu menjuarai Piala AFF U-19, lolos ke Piala Asia U-20, dan memastikan tiket ke Piala Dunia U-20 2025.

Dua dari tiga target tersebut berhasil direalisasikan, sementara kegagalan hanya terjadi pada target terakhir, yakni lolos ke Piala Dunia U-20.

Baca Juga: 27 DAFTAR PEMAIN Timnas Indonesia Lawan Australia dan Bahrain, Ada Pemain Abroad, Ada dari Liga 1, Akan Ada Wajah Baru dan Nama KEJUTAN

“Target pertama itu juara AFF, target kedua harus lolos Piala Asia, dan target ketiga harus lolos Piala Dunia. Dari ketiga target itu saya enggak bisa mengantarkan tim ini untuk lolos ke Piala Dunia. Untuk itu sekali lagi saya mohon maaf,” ujar Indra Sjafri.

Lebih lanjut, Indra menjelaskan bahwa dirinya menerima tim ini pada Desember 2023 dan langsung dihadapkan dengan tiga target besar.

“Saya mewakili tim dan saya pribadi sebagai pelatih yang dipercaya minta maaf kepada semua masyarakat Indonesia tidak bisa memenuhi keinginan untuk bisa lolos ke Piala Dunia,” ungkapnya.

Baca Juga: SAATNYA MATA Tertuju ke Timnas U-23 Indonesia, Garuda Muda SIAP TEMPUR, Besutan Gerald Vanenburg Dianggap LEBIH GARANG, Begini Perkiraannya

Pernyataan Indra Sjafri ini seolah-olah mengungkapkan ketiga target tersebut sebagai bentuk pembelaan bahwa dirinya tidak sepenuhnya gagal?

Mengingat banyaknya desakan publik dengan tagar #IndraSjafriOut menuntut agar PSSI mengambil langkah tegas terkait posisinya, pernyataan ini bisa saja dimaksudkan untuk memberikan perspektif lain.

Menariknya, Indra Sjafri menegaskan bahwa keputusan mengenai masa depannya sepenuhnya berada di tangan PSSI.

Baca Juga: GAGAL BERSINAR di Piala Asia U20 2025, Indra Sjafri SIAP MUNDUR, Meminta Maaf dan SERAHKAN NASIB pada PSSI

Ia menyatakan siap menerima evaluasi dan bahkan keputusan yang lebih buruk dari sekadar pergantian pelatih.

“Saya berterima kasih kepada PSSI yang men-support semua roadmap saya dan semua program-program latihan saya,” ucapnya.

“Mengenai hal-hal yang misalnya apakah saya harus dievaluasi, harus diganti, dan lain sebagainya, saya menyerahkan sepenuhnya kepada PSSI.”

Kini, keputusan ada di tangan PSSI. Apakah Indra Sjafri akan tetap dipercaya menukangi Timnas U-20 Indonesia atau harus mengakhiri masa kepelatihannya? 

Mari kita tunggu. ***