POJOKSATU.id — Bek Timnas Indonesia, Sandy Walsh, resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar klub Liga 1 Jepang, Yokohama F. Marinos. Pemain berusia 29 tahun tersebut bergabung dari klub Liga Belgia, KV Mechelen, dengan status transfer permanen.
“Kami dengan senang hati mengumumkan bahwa Sandy Walsh telah bergabung dengan klub dengan transfer permanen dari KV Mechelen,” tulis pernyataan resmi klub, Minggu (9/2/2025).
Menurut data dari situs Transfermarkt, Yokohama Marinos mendatangkan Sandy Walsh dengan biaya transfer mencapai Rp17,38 miliar.
Dengan nominal tersebut, Sandy menjadi pemain termahal keempat dalam skuad mereka musim ini. Ia juga tercatat sebagai pemain asing ketujuh yang memperkuat tim berjuluk Tricolor itu.
Sandy Walsh mengungkapkan alasan di balik keputusannya untuk hijrah ke Yokohama F. Marinos.
Pemain yang telah mengoleksi 17 caps bersama Timnas Indonesia itu menegaskan bahwa keputusannya tidaklah sulit. Ia merasa siap menghadapi tantangan baru di Jepang dan sudah tak sabar untuk merasakan atmosfer kompetisi di J-League.
"Tidak, keputusan itu tidak sulit," ujar Sandy Walsh dikutip dari YouTube Pro Sport.
Sandy pun mengaku sangat terhormat dapat bergabung dengan klub elite Jepang tersebut.
“Saya telah bertemu dengan semua rekan setim saya, dan mereka semua adalah pemain hebat, jadi saya merasa bahwa kami akan menjalani musim yang baik di bawah manajer baru,” kata Sandy Walsh.
“Saya akan memberikan segalanya di sini, bekerja keras, berjuang setiap hari, dan melakukan yang terbaik untuk menunjukkan kepada semua orang apa yang dapat saya lakukan dan membuat mereka bangga,” lanjutnya.
Pemain berdarah Belanda-Indonesia ini meninggalkan KV Mechelen setelah membela klub tersebut sejak 2020. Selama berseragam Mechelen, ia mencatatkan 133 penampilan dan menyumbang 9 gol.
Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai durasi kontraknya bersama Yokohama Marinos. Namun, Sandy Walsh menjadi satu-satunya pemain Indonesia yang berada di klub tersebut saat ini.
Sandy juga mengungkapkan bahwa dirinya semakin mencintai Asia, yang menjadi salah satu alasan utama dalam menentukan langkah barunya.
"Cinta untuk Asia telah tumbuh semakin besar," ujar Sandy Walsh.
"Terima kasih untuk bisa bermain untuk Timnas Indonesia. Saya bangga menjadi orang Asia. Bangga menjadi setengah Asia, katakanlah. Tapi saya merasakan akar Asia. Saya ingin datang ke Asia dan mungkin mulai dari level tertinggi."
"Dengan mendapatkan kesempatan ini di J-League, ambisi dan tujuan yang telah saya terapkan akhirnya terwujud. Jadi, saya senang bahwa saya mendapatkan kesempatan ini selama bertahun-tahun di Asia," tutupnya.
Yokohama F. Marinos bukan klub yang asing bagi pemain Asia Tenggara. Sebelumnya, bek asal Thailand, Theerathon Bunmathan, sukses membawa klub ini menjuarai Liga Jepang pada musim 2019.
Sebagai salah satu klub tersukses di Jepang, Yokohama Marinos telah meraih lima gelar juara Liga 1 Jepang.
Di tingkat kontinental, mereka juga menjadi runner-up Liga Champions Asia musim 2023/24 dan kembali berpartisipasi di edisi terbaru turnamen tersebut.
Klub ini dimiliki oleh perusahaan otomotif ternama, Nissan Motor, dan telah berdiri sejak tahun 1972. Saat ini, valuasi skuad Yokohama Marinos diperkirakan mencapai Rp288,97 miliar.
Sandy Walsh akan menjalani musim perdananya di bawah arahan pelatih Steve Holland, yang sebelumnya menjadi asisten Gareth Southgate di Timnas Inggris serta pernah bekerja bersama Antonio Conte di Chelsea. ***

