POJOKSATU.id - Timnas Bahrain tetap optimis melaju hingga berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 meski menghadapi sejumlah tantangan di Kualifikasi Piala Dunia zona Asia.

Perjalanan mereka akan berlanjut dalam laga tandang melawan Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 25 Maret 2025 mendatang.

Drama di Laga Bahrain vs Australia

Pada matchday keenam Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang berlangsung Rabu (19/11/2024) dini hari WIB, Bahrain menjamu Australia dalam pertandingan penuh drama. Baru satu menit laga berjalan, gawang Bahrain langsung kebobolan oleh penyerang Australia, Kusini Yengi.

Baca Juga: Suporter Timnas Indonesia DIPUJI JEPANG, Bandingkan dengan Suporter di Bahrain dan Arab, Kesetiaan Hingga Akhir Pertandingan

Namun, semangat Bahrain untuk bangkit tidak surut. Di babak kedua, Mahdi Abduljabbar menjadi pahlawan dengan mencetak dua gol beruntun pada menit ke-75 dan 77', membawa Bahrain unggul 2-1.

Sayangnya, keunggulan itu sirna setelah Kusini Yengi kembali mencetak gol di masa tambahan waktu (90+6'), memaksa pertandingan berakhir imbang 2-2.

Hasil ini membuat Bahrain berada di peringkat kelima klasemen sementara Grup C dengan 6 poin, sementara Australia menempati peringkat kedua dengan 7 poin.

Baca Juga: Dibilang PENGECUT, Bahrain Tolak Tandang ke Indonesia, Katanya Takut Hadapi Skuad Garuda, Timnas Indonesia Bisa Menang 3-0

Pelatih Dragan Talajic Bangga dan Emosional

Usai pertandingan, pelatih Bahrain, Dragan Talajic, tidak bisa menyembunyikan emosinya dalam konferensi pers. Ia bahkan tampak menangis.

"Saya emosional karena anak-anak saya pantas mendapatkan yang lebih," ujar Talajic, sambil berkilah bahwa air matanya muncul karena ada sesuatu di matanya.

"Kami bermain untuk satu sama lain, berjuang untuk satu sama lain, dan anak-anak saya menunjukkan semua kemampuan mereka."

Ia juga mengungkapkan rasa simpatinya terhadap tim, terutama setelah hasil buruk melawan China. Meski demikian, Talajic tetap yakin Bahrain mampu lolos ke Piala Dunia.

Baca Juga: Timnas Bahrain KALAH dari China, Warganet Pesta Komen di Medsos, Karma Itu Nyata

"Kami akan berjuang untuk negara ini, untuk semua warga Bahrain, dan untuk diri kami sendiri. Insyaallah, dengan dukungan semua orang, kami akan mencapai target kami," tegas pelatih berusia 59 tahun tersebut.

Jadwal Padat dan Tantangan Berat di Depan

Bahrain dijadwalkan menghadapi Jepang pada 20 Maret 2025 di Stadion Saitama. Jika Bahrain kalah, Jepang akan dipastikan lolos ke Piala Dunia 2026 dengan tiga pertandingan tersisa di Grup C.

Setelah itu, tantangan semakin berat bagi Bahrain. Mereka harus melakoni dua laga tandang krusial melawan Timnas Indonesia pada 25 Maret 2025 dan Arab Saudi pada 5 Juni 2025. Kekalahan di pertandingan-pertandingan tersebut sebenarnya dapat memperkecil peluang Bahrain untuk lolos ke Piala Dunia 2026. ***