POJOKSATU.id - Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Eliano Reijnders, kembali menjadi sorotan setelah belum mendapat kesempatan tampil sebagai starter di bawah pelatih Shin Tae-yong.

Hingga kini, keputusan Shin Tae-yong tersebut memicu tanda tanya besar di kalangan pencinta sepak bola Tanah Air.

Eliano Reijnders baru bermain selama 45 menit saat Indonesia bertandang ke Bahrain dalam laga ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Kamis, 10 Oktober 2024.

Namun, pada dua laga berikutnya, ia selalu dicoret dari daftar susunan pemain oleh Shin Tae-yong.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menyampaikan bahwa Reijnders sedang mencoba menerima kenyataan pahit tersebut.

Baca Juga: Usai China Protes Naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders, Timnas Fokus 10 Oktober Lawan Bahrain, Ini Pesan Buat Pendukung Timnas Indonesia

Hal itu diungkapkannya kepada media di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu, 17 November 2024.

"Eliano Reijnders merupakan pribadi yang baik. Dia berusaha bisa menerima keputusan tidak masuk ke skuad," ujar Sumardji.

Dicoret Dua Kali dalam Kualifikasi

Sebelum laga melawan Jepang pada Jumat, 15 November 2024, Reijnders dicoret bersama tiga pemain lain, yakni Ramadhan Sananta, Yance Sayuri, dan Ivan Jenner.

Alasan pencoretan kali ini terkait dengan evaluasi kemampuan yang dianggap belum sesuai kebutuhan tim.

"Dia tetap bersemangat berupaya membuktikan bahwa bisa bersaing di posisinya," tambah Sumardji.

Sebelumnya, pemain yang kini memperkuat PEC Zwolle tersebut juga dicoret dari skuad saat Indonesia menghadapi China di laga keempat Grup C pada 15 Oktober 2024.

Saat itu, Shin Tae-yong menyebutkan alasan taktis sebagai penyebab keputusan tersebut.

Baca Juga: Inilah Skuad Timnas Indonesia untuk Hadapi Bahrain dan China, Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Siap-siap Debut

“Soal Eliano yang gagal masuk skuad karena menurut saya belum baik. Masih susah bagi dia (Eliano) untuk masuk ke skuad saat ini,” kata Shin Tae-yong usai laga melawan Jepang.

Performa Menurun di Klub

Eliano Reijnders menghadapi tantangan berat, baik di level klub maupun tim nasional. Pemain kelahiran Finlandia, 23 Oktober 2000, hanya tampil delapan kali dari 12 pertandingan Eredivisie 2024-2025 bersama PEC Zwolle, dengan total 331 menit bermain tanpa kontribusi gol maupun assist.

Penurunan performa ini menjadi salah satu alasan Shin Tae-yong belum memberikan kepercayaan kepadanya.

Pada musim lalu, Reijnders mencetak tiga gol dan satu assist dalam 32 pertandingan Eredivisie 2023-2024, bermain selama 2.085 menit. Namun, musim ini situasinya berbeda, dan posisinya di klub kian sulit.

Baca Juga: Suporter Timnas Indonesia DIPUJI JEPANG, Bandingkan dengan Suporter di Bahrain dan Arab, Kesetiaan Hingga Akhir Pertandingan

Optimisme Menjelang Laga Lawan Arab Saudi

Meskipun belum masuk ke dalam skuad inti, Reijnders masih berharap dapat bermain saat Timnas Indonesia menghadapi Arab Saudi di pertandingan keenam Grup C pada Selasa, 19 November 2024, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

"Kita akan lihat nanti bagaimana perkembangan Eliano Reijnders di latihan hari ini dan besok. Semoga saja coach Shin Tae-yong bisa melirik dan melihat sekaligus memasukkannya ke dalam skuad," ujar Sumardji.

Di Timnas Indonesia, Reijnders harus bersaing dengan pemain-pemain berkualitas seperti Kevin Diks, Sandy Walsh, dan Yakob Sayuri untuk posisi bek sayap kanan. Namun, semangatnya untuk membuktikan diri masih tetap tinggi. ***


#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.