POJOKSATU.id - Estella Raquel Loupatty, pemain sepak bola wanita kelahiran Amsterdam, Belanda, pada 14 November 2003, saat ini menjadi sorotan setelah resmi memilih Indonesia sebagai negara yang akan dibelanya di pentas internasional.

Pemain dengan posisi fleksibel ini dapat berperan sebagai sayap kiri atau kanan, bek sayap, serta gelandang, menunjukkan kemampuan serba bisa di lapangan. Saat ini, ia bermain untuk klub AFC Vrouwen 1 di Belanda setelah sebelumnya memperkuat Jong Telstar Vrouwen.

Estella memiliki latar belakang keluarga yang kaya akan budaya. Ayahnya, Lucas Loupattij, memiliki darah campuran Belanda-Maluku, sementara ibunya, Gabriella Versteeg, adalah keturunan Belanda-Argentina.

Baca Juga: BREAKING NEWS - Kevin Diks RESMI Menjadi WNI, Baru Saja DIAMBIL SUMPAH Kewarganegaraan di KBRI Denmark, Bareng bersama Estella Raquel dan Noa Johanna

Kakek neneknya berasal dari Pulau Tuhaha, Saparua Timur, Maluku Tengah, meski kemudian menetap di Belanda. Darah Indonesia yang diwarisi dari sang nenek inilah yang menjadi salah satu faktor pendorong bagi Estella untuk membela Timnas Putri Indonesia.

Sejak usia muda, Estella telah menunjukkan minat yang kuat pada sepak bola. Ia mulai berlatih di SC Buitenveldert, sebuah sekolah sepak bola di Amsterdam, di mana ia mengasah keterampilan selama tiga tahun.

Setelah itu, ia melanjutkan karier di Jong Telstar Vrouwen dan kemudian pindah ke klub AFC Vrouwen 1, yang menandai perkembangan karier sepak bolanya hingga ke level profesional di liga Belanda.

Dalam beberapa kesempatan, Estella mengungkapkan ikatan emosional yang mendalam dengan Indonesia.

“Sejak kecil saya selalu mendambakan bermain di negara lain. Saya ingin mengetahui lebih dalam mengenai budaya negara asal saya (Indonesia),” ujarnya. Estella juga sedang belajar bahasa Indonesia sebagai bentuk komitmennya untuk memahami budaya leluhurnya.

Baca Juga: Rekam Jejak dan Garis Keturunan Kevin Diks Bakarbessy, Benteng Baru Timnas Indonesia, Pernah Bergabung di Fiorentina dan Feyenoord

Pada Juni 2024, Estella bergabung dengan pemusatan latihan (TC) Timnas Putri Indonesia yang digelar di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, di bawah asuhan pelatih Satoru Mochizuki.

Kehadirannya bersama pemain keturunan lainnya, Noa Leatomu, yang juga berdarah Indonesia-Belanda, menjadi momen penting bagi perkembangan Timnas Putri Indonesia.

Dalam debut tak resminya, Estella berkesempatan tampil pada pertandingan uji coba melawan ADO Den Haag Vrouwen dari Eredivisie Belanda. Dalam laga ini, Estella menunjukkan potensi dan semangatnya untuk membela Indonesia.

Estella menyimpan impian besar bersama Timnas Putri Indonesia, termasuk harapannya untuk berpartisipasi di Piala Asia Wanita dan membawa tim meraih prestasi.

Baca Juga: Profil Ayunda Dwi Anggraini, Bintang Timnas Putri Indonesia, Sempat Dicemooh karena Berhijab

“Saya rasa, pertama saya ingin lolos di fase grup Piala Asia Wanita. Kemudian, bisa meraih kemenangan di setiap laga yang kami jalani,” ujarnya penuh semangat.

Ambisinya tidak hanya terbatas pada satu turnamen, tetapi ia berharap bisa memberikan kontribusi yang konsisten bagi sepak bola wanita di Indonesia.

Di tengah kesibukannya sebagai pemain, Estella juga menunjukkan dedikasi terhadap pendidikan.

Saat ini, ia sedang menempuh studi di Maastricht University di Belanda, di jurusan yang berhubungan dengan Biomedis. Meski menghadapi tantangan dalam membagi waktu antara akademik dan latihan, Estella berkomitmen untuk tetap mempertahankan performa di kedua bidang.

Keputusan Estella untuk memilih Indonesia sebagai negara yang akan dibelanya di pentas internasional merupakan langkah yang mencerminkan kecintaannya pada tanah leluhur dan semangat untuk memberikan yang terbaik bagi Timnas Putri Indonesia.***


#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.