POJOKSATU.ID - Federasi sepak bola Inggris (FA) resmi mengumumkan Thomas Tuchel sebagai pelatih Timnas Inggris, Rabu 16 Oktober 2024.
Namun Thomas Tuchel baru akan memulai tugas sebagai bos baru The Three Lions mulai 1 Januari 2025.
Pelatih asal Jerman berusia 51 tahun ini menandatangani kontrak sebagai pelatih Timnas Inggris dengan durasi 18 bulan atau 1,5 tahun.
Mantan manajer Chelsea ini menjadi pelatih permanen non-British ketiga yang melatih Timnas Inggris pria setelah Sven-Goran Eriksson dan Fabio Capello.
Gareth Southgate mengundurkan diri pada bulan Juli setelah Inggris kalah dari Spanyol di final Euro 2024.
Lee Carsley telah memimpin Inggris dalam empat pertandingan sejak diangkat sebagai manajer sementara pada bulan Agustus.
Baca Juga: Pilgub Sumut 2024: Edy Rahmayadi Siapkan Program Cegah Geng Motor Hingga Peredaran Narkoba
Carsley tetap bertugas sebagai pelatih sementara Inggris untuk pertandingan UEFA Nations League melawan Yunani dan Republik Irlandia bulan depan.
Thomas Tuchel, yang meninggalkan Bayern Munich di akhir musim lalu mengaku sangat bangga dipercaya sebagai pelatih Timnas Inggris.
"Saya sangat bangga telah diberikan kehormatan untuk memimpin tim Inggris," kata Tuchel dalam konferensi pers pertamanya, Rabu 16 Oktober 2024.
"Saya telah lama merasakan hubungan pribadi dengan permainan di negara ini, dan itu telah memberi saya beberapa momen yang luar biasa."
"Kesempatan untuk mewakili Inggris adalah sebuah hak istimewa besar, dan kesempatan untuk bekerja dengan kelompok pemain yang istimewa dan berbakat ini sangat menggembirakan."
CEO Mark Bullingham mengatakan bahwa FA telah menunjuk salah satu pelatih terbaik di dunia dengan target utama menjuarai Piala Dunia 2026 mendatang.
"Thomas (Tuchel) dan tim memiliki fokus yang kuat untuk memberi kami kesempatan terbaik untuk memenangkan Piala Dunia 2026."
Inggris belum memenangkan trofi besar sejak Piala Dunia 1966.
Baca Juga: Wajah Baru Menteri, Profil Yassierli, Calon Menteri Riset di Kabinet Prabowo Gibran
Mereka akan memulai proses kualifikasi untuk turnamen 2026 di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat tahun depan.
FA menghubungi manajer Manchester City Pep Guardiola pada musim panas untuk melihat apakah ia berminat dengan posisi tersebut.
Sementara pelatih Newcastle United Eddie Howe dan mantan pelatih Brighton dan Chelsea Graham Potter juga dihubungkan dengan posisi tersebut.
FA menyatakan bahwa Tuchel adalah kandidat yang diutamakan dari beberapa manajer yang diwawancarai.
FA mengungkapkan bahwa dewan FA menyetujui keputusan tersebut pekan lalu dan Thomas Tuchel menandatangani kontrak pada 8 Oktober 2024.
Di bawah Carsley, Inggris kalah dari Yunani pada 10 Oktober dan mengalahkan Finlandia pada 13 Oktober.
"Pengumuman ditunda untuk meminimalkan gangguan di sekitar kamp internasional yang baru saja selesai," bunyi pernyataan FA.
Pelatih Inggris Anthony Barry, yang bekerja dengan Tuchel di Chelsea dan Bayern, akan menjadi asistennya.
Tuchel memenangkan Piala Jerman bersama Borussia Dortmund dan dua gelar Ligue 1 di Paris St-Germain, termasuk treble domestik pada musim 2019/20.
Ia menjadi manajer Chelsea pada Januari 2021, memenangkan Liga Champions, Piala Dunia Klub, dan Piala Super UEFA sebelum dipecat pada September 2022.
Setelah Bayern gagal memenangkan gelar Bundesliga musim lalu untuk pertama kalinya sejak 2011-12, Tuchel pergi meskipun masih memiliki satu tahun tersisa di kontraknya.
"Waktu yang menarik bagi Inggris, dengan generasi pemain berbakat dan manajer baru yang mengambil alih," kata Pangeran Wales di media sosial.
"Thomas, semoga sukses, kami semua mendukungmu!"
Carsley akan kembali melatih tim Inggris U-21 saat Thomas Tuchel mengambil alih tugas sebagai pelatih Timnas Inggris mulai awal tahun 2025.***
Download aplikasi berita Pojok Satu (https://www.pojoksatu.id/) di Play Store dan App Store (completed) untuk membaca berita lebih mudah, nyaman dan tanpa banyak iklan.

