POJOKSATU.id - Memasuki babak 16 besar, Denmark berada di Grup C bersama Slovenia, Denmark, Serbia dan Inggris dengan posisi klasmen terbaru berada di peringkat kedua setelah Inggris.
Peringkat klasemen Denmark dilihat dari hasil pertandingan mereka yang ditahan Slovenia 1-1 pada Minggu (16/6/2024) dalam matchday yang dimainkan di Stuttgart Arena.
Awal perjalanan menuju Euro 2024, Denmark berhasil memenangkan kualifikasi dengan mengungguli Slovenia dan Finlandia, pencapaian yang sepertinya mudah di atas kertas, karena faktanya saat ini Slovenia behasil menahan imbang.
Kemenangan-kemenangan kandang di Parken menambah keyakinan bahwa Denmark tengah berada di jalur yang tepat menuju turnamen besar.
Namun, di balik hasil gemilang tersebut, Denmark sebenarnya menyimpan kekhawatiran bahwa tim belum sepenuhnya bisa mengatasi kesulitan yang mereka alami saat tersingkir di babak penyisihan grup Piala Dunia Qatar.
Baca Juga: Inggris, Skuad Bertabur Bintang di Euro 2024, Drama Laga Terbakar Dendam Adu Penalti
Performa Denmark di babak kualifikasi sesungguhnya tidak sepenuhnya memuaskan. Salah satu kekalahan mengejutkan adalah saat melawan Kazakhstan.
Meski sempat unggul 2-0 hingga menit ke-73, Denmark akhirnya kalah 3-2.
Denmark lalu meraih kemenangan tipis 1-0 melawan Irlandia Utara dan nayris berakhir imbang, jika bukan karena gol tim tamu yang dianulir setelah wasit melakukan tinjauan melalui VAR.
Hasil imbang 1-1 melawan Slovenia dan kemenangan tipis 2-1 di San Marino juga menunjukkan anak asuh Kasper Hjulmand ini belum maksimal.
Kasper Hjulmand telah mencoba berbagai cara untuk mengembalikan performa tim seperti saat Euro 2020, ketika mereka mencapai kenangan manis hingga semifinal.
Hjulmand berusaha melakukan eksperimen dengan formasi dan pilihan lebih dari 30 pemain selama kualifikasi, untuk menentukan kombinasi terbaik.
Denmark juga menemukan tantangan pemain yang cedera dan kurangnya pengalaman bermain anggota skuad di klub masing-masing.
Beberapa pemain kunci seperti Pierre-Emile Højbjerg dan Christian Eriksen lebih sering berada di bangku cadangan akhir-akhir ini, sementara bek andalan Simon Kjær dan Andreas Christensen mengalami cedera.
Namun Eriksen tampaknya tak mau tinggal diam. Dalam laga awal Euro 2024 bersama Slovania, Eriksen berhasil lebih dulu mencetak gol.
Ia bahkan dinobatkan sebagai man of the match (MOTM) di laga ini. Selain mencetak gol, Eriksen juga memberikan tujuh umpan kunci yang cukup bagus.
Harapan menyala di sektor serangan muda yang potensial. Rasmus Hojlund, yang mencetak tujuh gol di kualifikasi, dan Jonas Wind tampil sebagai pemain kunci dalam perjalanan menuju Jerman.
Sebagai catatan untuk membaca kans pasukan ini, Denmark meraih salah satu kesuksesan paling luar biasa dalam sejarah kompetisi ketika mereka memenangkan Kejuaraan Eropa UEFA 1992.
Denmark memiliki sejarah yang penuh warna dalam ajang Piala Eropa. Pada 1960 hingga 1980, mereka tidak pernah lolos ke putaran final. Bahkan, pada 1964 dan 1968, mereka hanya berada di posisi keempat dan tidak lolos sama sekali.
Rentetan kegagalan berlanjut hingga 1984 ketika mereka mencapai semifinal, namun kemudian kembali ke babak grup pada 1988 dan 1996.
Pada 2000, mereka juga hanya sampai di babak grup, dan pada 2004, mereka berhasil mencapai perempat final. Meskipun demikian, pencapaian mereka sempat anjlok lagi pada 2008 dan 2012, ketika mereka gagal lolos dari babak grup.
Puncak kejayaan Denmark datang pada 1992, ketika mereka mengejutkan banyak orang dengan menjadi juara.
Baca Juga: Bursa dan Prediksi Skor Belgia vs Slovakia 17 Juni, Setan Merah Menyala
Mereka berhasil mengatasi berbagai tantangan dan membawa pulang trofi Piala Eropa. Namun, setelah itu, perjalanan mereka kembali terseok-seok dengan berbagai hasil yang kurang memuaskan.
Denmark sempat absen pada 2016, namun pada 2020 mereka kembali ke semifinal, seolah ingin membuktikan kans mereka masih mampu bersaing di level tertinggi.
Berikut Skuad Denmark di Euro 2024.
Pelatih: Kasper Hjulmand.
Baca Juga: Ini Link Live Streaming Slovenia vs Denmark 16 Juni, Ada Bursa dan Prediksi Skor
Penjaga Gawang: Kasper Schmeichel, Mads Hermansen, Frederik Rønnow.
Pemain Belakang: Joachim Andersen, Jannik Vestergaard, Simon Kjær, Joakim Mæhle, Andreas Christensen, Mathias Jørgensen, Victor Kristiansen, Alexander Bah, Rasmus Kristensen.
Pemain Tengah: Mathias Jensen, Thomas Delaney, Christian Eriksen, Christian Nørgaard, Morten Hjulmand, Pierre-Emile Højbjerg, Anders Dreyer, Jacob Bruun Larsen.
Pemain Depan: Rasmus Højlund, Andreas Skov Olsen, Kasper Dolberg, Mikkel Damsgaard, Jonas Wind, Yussuf Poulsen. ***

