POJOKSATU.ID- Atas keputusan kontroversial wasit Shen Yin Hao, seorang Wasit asal Tiongkok, Indonesia merasa dirugikan.

Wasit Shen Yin Hao ini memimpin jalannya pertandingan semifinal Piala Asia U-23 antara Indonesia vs Uzbekistan di Stadion Abdullah bin Khalifa Doha, Qatar malam tadi, Senin (24/4/2024).

Shen Yin Hao adalah wasit berlisensi FIFA dari Federasi Sepak Bola Tiongkok.

Shen aktif sebagai wasit internasional sejak 2018. Dari berbagai sumber, Shen Yin Hao telah memimpin tujuh pertandingan di berbagai kompetisi hingga sekarang

Baca Juga: Program Kerjasama Kampus Jadi Program PT Equityworld Futures Cirebon Tingkatkan Transaksi di Kuartal II Tahun 2024

Selama kariernya sebagai wasit internasional, Shen Yin Hao dikenal dengan pengambilan keputusan yang tegas di lapangan, meski kadang dianggap kontroversial.

Ia memimpin laga ketika Thailand U-23 kalah 0-5 dari Arab Saudi. Ia mengeluarkan empat kartu kuning.

Shen Yin Hao juga pernah memimpin pertandingan antara Timnas Indonesia U-22 melawan Kamboja di SEA Games 2023.

Shen Yin Hao menunjuk titik penalti setelah Muhammad Ferarri dinilai melanggar pemain Kamboja. Namun, dalam tayangan ulang, pelanggaran tersebut terjadi di luar kotak penalti, tetapi pemain Kamboja terjatuh di dalamnya,

Baca Juga: Meski Tiket Menuju Olimpiade Tertunda, Erick Thohir Akui Puas dengan Tim Nasional Indonesia U-23

Saat memimpin laga Indonesia vs Uzbekistan, Shen Yin Hao dibantu ofisial lain, yaitu Guo Jingtao dan Luo Zheng sebagai asisten wasit, serta Mooud Bonyadifard sebagai wasit keempat. Wasit VAR dipegang Sivakorn Pu-Udom dan Hanna Hattab.

Dalam laga Indonesia vs Uzbekistan, wasit Shin Yin Hao dianggap melakukan keputusan yang dinilai kontroversial.

Keputusan itu, antara lain menganulir gol Muhammad Ferarri yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Uzbekistan. Shen Yin Hao menganggap Ramadhan Sananta lebih dulu berdiri dalam posisi offside.

Shen Yin Hao juga tidak memberi penalti seusai Witan Sulaeman dijatuhkan di kotak terlarang. Pelatih Shin Tae-yong juga diberi kartu kuning. ***