POJOKSATU.id - Xavi Hernandez, salah satu ikon Barcelona, mengumumkan keputusan mengejutkan untuk mundur dari klub yang membesarkan namanya.
Pengunduran dirinya terjadi setelah Barcelona menelan kekalahan telak 3-5 dari Villarreal dalam pertandingan lanjutan Liga Spanyol pada 28 Januari 2024.
Kekalahan tersebut membuat Barcelona tertinggal 10 poin dari rival abadinya, Real Madrid, yang memuncaki klasemen.
Pengumuman Xavi itu datang secara mendadak, mengejutkan banyak pihak. Ia mengisyaratkan bahwa keputusannya sudah dipertimbangkan secara matang sejak lama.
Baca Juga: Tips Merawat Kabel Kopling Sepeda Motor
Meskipun kontraknya dengan Barcelona seharusnya berlangsung hingga Juni 2025, Xavi memilih untuk meninggalkan tim tersebut di akhir musim ini.
Xavi merasa bahwa posisinya sebagai pelatih Barcelona telah menguras kesehatan mental dan suasana hatinya.
Dia juga menegaskan bahwa menjadi pelatih Barcelona tidaklah menyenangkan dan terasa kejam.
Kritik yang dialamatkan kepadanya dan perlakuan yang dirasakannya selama menjabat sebagai pelatih El Barca menjadi faktor utama dalam keputusannya untuk mundur.
Baca Juga: 3 Fakta Tanaman Lidah Mertua yang Belum Kamu Tahu!
Dalam konferensi pers menjelang pertandingan melawan Osasuna, Xavi mengungkapkan bahwa persoalan mental dan situasi sepakbola yang menekan menjadi alasan kuat di balik keputusannya tersebut.
Kegagalan demi kegagalan membuat tim melemah dan menurunkan level para pemain, menurut pernyataan Xavi yang dikutip dari Football Espana.
Selain itu, Barcelona juga telah tersingkir dari Supercopa dan Copa del Rey pada bulan yang sama, meninggalkan satu-satunya peluang trofi musim ini, yakni gelar Liga Champions.
Meskipun demikian, perjalanan Barcelona di Liga Champions tidak akan mudah karena mereka akan dihadang Napoli pada babak 16 besar.
Baca Juga: Quick Count Pilpres 2024 Pada Lembaga Survei LSI Denny Ja dan Indikator Politik
Kepergian Xavi sebagai pelatih Barcelona meninggalkan dampak besar bagi klub dan penggemar.
Klub akan memulai proses mencari pengganti yang sesuai, sementara penggemar Barcelona di seluruh dunia meratapi kepergian salah satu legenda hidup klub mereka.***
