POJOKSATU.ID - Pelatih AS Roma, Jose Mourinho tidak bisa menyembunyikan kekecewaan karena anak asuhnya kalah 0-1 dari Juventus di Allianz Stadium Turin, Minggu (31/12) dini hari WIB.

Meski keok pad alaga pekan ke-18 Liga Italia 2023/24 itu, Jose Mourinho menyebut anak asuhnya bermain lebih baik. Hanya kalah karena gol yang 'beruntung'.

Pada laga Juventus vs Roma, Giallorossi sudah diperkuat Paulo Dybala sejak awal. Ia banyak merepotkan mantan klubnya sepanjang pertandingan, tapi tidak bisa mencetak gol.

Baca Juga: Prediksi Skor Fulham vs Arsenal 31 Desember: The Gunners Bisa Menang Telak

Upaya Bryan Cristante hanya mengenai mistar gawang di awal pertandingan, Adrien Rabiot mencetak gol kemenangan Juventus setelah menerima umpan tumit Dusan Vlahovic pada awal babak kedua.

"Kami membicarakannya sebelum pertandingan dan kami menciptakan lebih banyak peluang daripada yang diharapkan oleh siapa pun melawan tembok pertahanan di Turin," kata Mourinho kepada DAZN dikutip Pojoksatu.id dari Football Italia, Minggu.

Menurut Mourinho, timnya seharusnya sudah bisa unggul di babak pertama. Termasuk menyayangkan peluang dari Dybala dan Bove yang gagal berbuah gol.

Baca Juga: Prediksi Skor Juventus vs Napoli 9 Desember: Lawan Sulit Si Nyonya Tua

"Sangat mengecewakan untuk masuk ke paruh pertama dengan skor 0-0, karena kami memiliki lebih banyak kualitas di babak pertama, menyentuh mistar gawang, dan menciptakan tiga atau empat situasi berbahaya.

"Posisi Dybala dan Bove menyebabkan banyak masalah strategis bagi mereka," tutur mantan pelatih Inter Milan, Real Madrid, Chelsea dan Manchester United itu.

Di tengah upaya Roma mencetak gol, mereka malah kebobolan yang bermula dari bola 'keberuntungan'.

Baca Juga: Pengcab Taekwondo Kota Bogor Gelar Ujian Kenaikan Sabuk Geup 4 - Geup 2 Periode IV, Berikut Nama 38 Atlet Taekwondo Ini Dinyatakan Lulus

"Kami gagal mencetak gol, kemudian kebobolan karena bola memantul yang sial, setelah restart. Sehingga dari situ semuanya menjadi lebih sulit."

"Juventus semakin dalam, pertahanan mereka benar-benar adalah tembok, sangat sulit ditembus," lanjut Mourinho.

Jose Mourinho memuji kinerja anak asuhnya. Kalaupun ada yang ia sesalkan karena gagal membawa pulang poin dari Turin.

"Saya sangat senang dengan cara kami membaca pertandingan secara strategis, sangat senang dengan karakter yang ditunjukkan oleh tim saya, tetapi ini tentang poin dan kami tidak mendapatkan hasil."

Baca Juga: Prediksi Skor Juventus vs Roma 31 Desember: Si Nyonya Tua Rawan Terpeleset

Mourinho dikonfrontir dengan fakta bahwa Roma kesulitan saat bermain di luar kandang, terutama melawan klub-klub besar.

Sesuatu yang juga telah dia sebutkan dalam beberapa bulan terakhir ketika bermain tandang berbeda dengan suasana nyaman yang dirasakan di Stadio Olimpico.

"Tentu saja, kami adalah tim yang lebih kuat di kandang, tetapi saya tidak berpikir kami satu-satunya yang memiliki pendukung yang membuat perbedaan," aku pelatih yang menjuluki dirinya The Special One itu.

"Saya pikir orang harus berbicara tentang Roma dengan rasa hormat atas semua yang kami lakukan. Staf, pemain, pekerjaan yang kami lakukan dengan kesulitan adalah luar biasa," ujarnya.

Baca Juga: Mengenang Kosasih Kartadiredja, Wasit Indonesia Pertama Berlisensi FIFA, Dijuluki King Kobra Asia

Kekalahan ini sendiri membuat Roma menempati peringkat ke-7 klasemen sementara Serie A di akhir tahun 2023 dengan 28 poin.

Sementara Juventus berhasil memangkas jarak dengan Inter Milan dan kini hanya terpaut dua angka dari rival mereka dalam perburuan scudetto musim ini.***