POJOKSATU.ID - Noda hitam kembali mencoreng kompetisi sepak bola tertinggi Indonesia, Liga 1, ketika PSIS Semarang menghadapi PSS Sleman di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (3/12).
Pada laga yang berakhir dengan skor 1-0 untuk PSIS Semarang itu, terjadi kericuhan antarsuporter kedua tim.
Mereka saling lempar batu dan botol minuman, hingga banyak yang terluka. Termasuk CEO PSIS Yoyok Sukawi yang luka di bagian kepala karena terkena lemparan.
Kericuhan antarsuporter pada laga PSIS vs PSS ini terjadi beberapa saat sebelum pertandingan berakhir.
Sebelum terjadi bentrok antarsuporter, terdengar mereka saling ejek chant atau yel-yel antara kelompok suporter PSIS Semarang yang menghuni tribun barat Stadion Jatidiri dengan suporter PSS Sleman di tribun selatan.
Tak lama berselang, situasi mulai tidak terkendali hingga suporter PSS menjebol pagar pembatas dan akhirnya terjadi saling lempar botol.
Baca Juga: Prediksi Skor Barcelona vs Atletico Madrid Liga Spanyol 4 Desember, Berpotensi Imbang
Sebagian suporter PSIS turun ke lapangan menghampiri tribun suporter PSS.
Aksi kericuhan ini sendiri membuat beberapa penonton dan suporter terluka, termasuk CEO PSIS Yoyok Sukawi.
Bentrok antarsuporter PSIS vs PSS ini berangsur mereda akibat guyuran hujan deras dan wasit akhirnya meniup peluit panjang tanda pertandingan bubar.
Baca Juga: Prediksi Skor Chelsea vs Brighton Liga Inggris 3 Desember: Awas, Pochettino Tambah Marah
Pada laga tersebut, Laskar Mahesa Jenar (julukan PSIS) menang tipis 1-0 atas Super Elang Jawa (julukan PSS Sleman).
Gol semata wayang tuan rumah dicetak striker asing Carlos Fortes pada menit ke-55.
Kemenangan yang membawa PSIS naik ke posisi ketiga klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi 37 poin.
Adapun PSS Sleman kian terpuruk di peringkat ke-13 dengan 23 poin, hasil dari 5 kali menang, 8 kali imbang dan 8 kali kalah.***

