POJOKSATU.ID - Sejarah berdirinya ICI atau Inter Club Indonesia, yang peresmiannya dihadiri CEO, pelatih dan pemain Inter Milan.

ICI merupakan salah satu fans klub Eropa yang cukup eksis di Indonesia. Mereka adalah suporter Inter Milan atau biasa disebut Interisti yang resmi dan diakui oleh klub Liga Italia itu.

Komunitas yang semula bernama Internazionale Indonesia Fans Club (I2FC) ini tetap berkiblat ke kelompok suporter Inter Milan di Italia, Centro Coordinamento Inter Club (CCIC).

Baca Juga: Kalah dari Unggulan Pertama di Final, Prifad Gagal Jadi Juara Dunia BWF 2023

Pembentukan CCIC sendiri bermula pada 13 Mei 1960. Angelo Moratti, Presiden Inter saat itu, mengemukakan idenya untuk membentuk suatu wadah yang dapat mengorganisir seluruh fans Inter.

Ide tersebut disampaikan kepada rekan-rekannya dan juga pelatih Inter saat itu, Helenio Herrera yang mempunyai pengalaman dalam asosiasi waktu menjadi pelatih Barcelona.

Bersama-sama mereka mengadakan pertemuan dengan sejumlah fans Inter untuk membahas kemungkinan mengumpulkan mereka ke dalam sebuah fans club dan pada akhirnya lahirlah CCIC di italia.

Baca Juga: Ini Link Live Streaming Final Kejuaraan Dunia BWF 2023, Beberapa Saat Lagi Prifad Tanding

CCIC adalah fans klub tim sepak bola pertama di Italia meskipun setelahnya bermunculan berbagai fans club namun CCIC tetap menjadi salah satu yang terbaik.

Ada dua prinsip dasar dalam menjaga eksistensi CCIC. Yakni keanggotaan tanpa syarat dan peraturan ketat keanggotaan tidak pernah berubah seperti peraturan masa keanggotaan yang hanya untuk satu musim.

Markas CCIC pertama kali berada di Via Pantano 2. Direktur CCIC pertama kali dijabat oleh Giangermano Giuliani sebagai presiden CCIC dan Ricardo Sigismondi sebagai sekretaris umum.

Baca Juga: Unggah Foto Bersama Sang Putra dan Calon Suami Barunya, Larissa Chou Banjir Dukungan dan Doa

Dalam waktu singkat jumlah anggota melambung melebihi angka 400 orang karena terdapat sejumlah komunitas yang diketahui telah aktif sebelum CCIC terbentuk di tahun 1960.

Sejumlah kemenangan Inter Milan di laga Internasional telah membantu meningkatkan jumlah anggota Inter Club.

Dalam sekejap saja bendera Nerazzurri berkibar bukan hanya di Italia saja, tapi sampai ke seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia yang terdaftar dengan nama Inter Club Indonesia (ICI).

Terbentuknya Inter Club Indonesia sendiri berawal dari mailing list resmi mereka yaitu [email protected] tanggal 30 Juli 2001.

Baca Juga: Jadwal Bola Hari Ini Minggu 27 Agustus: Bali United, Man City, Liverpool dan Barcelona

Pada akhir Juni 2003, para Interisti di mailing list tersebut mendapatkan tawaran Interview dari SCTV yang sedang membuat format acara baru yaitu Centro Campo, sebuah program wawancara dengan fans klub Italia yang ada di Indonesia.

Berangkat dari kegiatan tersebut maka munculah ide untuk mengadakan gathering di Jakarta dan membentuk sebuah komunitas Interisti Indonesia.

Maka pada Sabtu, 2 Agustus 2003, bertempat di Restoran cepat saji di daerah Sarinah Thamrin, Jakarta, diadakanlah rapat pertama pembentukan pengurus Inter Club Indonesia.

Rapat tersebut bersifat informal dan bertujuan untuk membicarakan pembentukan organisasi Interisti Indonesia.

Baca Juga: Daftar Pemain Top Jadi Korban Prifad Sebelum Tampil di Final, Padahal Baru Debut di Kejuaraan Dunia BWF 2023

Pada 24 Agustus 2003 kembali diadakan gathering kedua rapat pembentukan pengurus di Food Court Mall Taman Anggrek, yang antara lain dihadiri oleh 10 orang Interista.

Melalui rapat ini para anggota sepakat untuk memberi nama fans club yang akan dibentuk tersebut sebagai Internazionale Indonesia Fans Club (I2FC) dan juga penetapan nama-nama calon pengurus, sumber pendanaan dan rencana program jangka pendek.

Serangkaian kegiatan telah dilaksanakan oleh pengurus I2FC, seperti aktif di kegiatan sosial, silaturahmi dengan rekan-rekan fans klub lain atau kunjungan silaturahmi ke kantor-kantor media.

Tapi seiring dengan perjalanan waktu, organisasi ini sempat vakum karena kesibukan para pengurusnya oleh pekerjaan dan keluarga sehingga waktu yang tersedia untuk menjalankan roda organisasi semakin sedikit.

Baca Juga: Daftar Juara Piala AFF U23 Sepanjang Sejarah, Vietnam Rajanya

Pada akhir 2006 tepatnya tanggal 10 September 2006, para anggota Internazionale Indonesia Fans Club (I2FC) kembali berkumpul mengadakan gathering sekaligus mengadakan rapat pembentukan pengurus di Food Court Mall Taman Anggrek untuk menghidupkan roda organisasi yang sempat vakum karena kesibukan para pengurusnya.

Hasil rapat dan gathering pembentukan kepengurus tersebut antara lain menyatakan dibentuknya kepengurusan baru dengan nama Inter Club Indonesia (ICI). Juga dinyatakan berakhirnya kepengurusan I2FC yang lama.

Pada Minggu 12 Oktober 2008, bertempat di Izzi Pizza Pancoran, ICI mengadakan acara gathering untuk memilih pengurus baru untuk menggantikan pengurus lama yang habis masa jabatannya.

Program kerja kepengurusan baru ini terfokus kepada persiapan untuk menjadi Official Fans Club yang diakui oleh FC Inter Milan, menjadi bagian dari Inter Club yang telah ada sebelumnya yang tersebar di seluruh dunia.

Baca Juga: Selena Gomez Rilis Lagu Terbaru 'Single Soon', Justin Bieber Justru Posting Begini di Instagramnya

Kedatangan Inter Milan ke Indonesia pada bulan Mei 2012 tak sekadar menggelar partai eksebisi dengan Indonesian Selection saja.

Raksasa Serie A Italia itu juga ikut meresmikan pergantian nama kelompok suporter Inter di Indonesia, yaitu Inter Club Indonesia (ICI) yang juga diresmikan sebagai salah satu Official FC Internazionale Supporters Club.

Terhitung mulai tanggal 23 Mei 2012, ICI resmi berganti nama menjadi ICI Moratti.
Peresmian tersebut dilakukan secara simbolis oleh staf dan para pemain Inter saat acara meet and greet pada 23 Mei 2012 di Hotel Mulia, Jakarta.

Peresmian ICI Moratti itu juga dihadiri oleh CEO Inter Milan saat itu, Ernesto Paolilo dan juga Presiden CCIC, Bedy Moratti, serta pelatih Andrea Stramaccioni.
Beberapa pemain Inter Milan juga hadir yakni Walter Samuel, Esteban Cambiasso, dan beberapa pemain Primavera Inter.

Baca Juga: Demi Program Bayi Tabung Terpaksa Absen di Konser Bandnya, Jerinx Minta Maaf ke Fans Superman Is Dead

Kedatangan Inter Milan saat itu juga jadi momen berkumpulnya para anggota ICI dari berbagai regional di seluruh Indonesia.

Pada 1 Januari 2015, nama 'Moratti' tidak lagi disertakan dalam penyebutan Inter Club Indonesia karena terdapat peraturan terbaru dari pihak CCIC.

Pada tahun 2023 ini, Inter Club Indonesia memasuki usia dua dekade, jumlah anggotanya juga terus bertambah. Baik yang resmi terdaftar di Italia melalui regional masing-masing, maupun sekadar bergabung sebagai seorang Interista.***