POJOKSATU.id - Hasil sidang Komisi Disiplin PSSI terkait sejumlah pelanggaran yang terjadi pada pekan pertama dan kedua Liga 1 2023/24, sudah diumumkan.

Dari hasil sidang Komisi Disiplin PSSI itu diketahui ada enam poin, dengan lima klub mendapat sanksi atau denda dengan nilai bervariasi.

Pemuncak klasemen sementara Liga 1, Dewa United paling banyak mendapat hukuman dari hasil sidang Komdis PSSI itu.

Baca Juga: Semifinal Piala AFF U19 Wanita 2023: Di Hadapan Erick Thohir, Indonesia Dibantai Thailand 1-7

Total nilai denda yang dijatuhkan kepada Dewa United sebesar Rp100 juta untuk dua jenis pelanggaran.

Pelanggaran pertama klub berjuluk Tangsel Warrior itu terjadi pada pertandingan lawan Arema FC pada 2 Juli 2023 lalu.

Seorang pemain bernama Alta Tarik Ballah yang tidak terdaftar dalam FPP berada di area OA.

Baca Juga: Viktor Axelsen Bocorkan ke Publik, Sudah Sebulan Berlalu Belum Terima Uang Hadiah Indonesia Open 2023

Atas pelanggaran itu, Dewa United mendapat sanksi denda sebesar Rp50 juta.

Pelanggaran kedua Dewa United, masih dalam laga lawan Arema FC pada pekan pertama Liga 1 itu.

Kali ini para pemain besutan Jan Olde Riekerink terlambat memasuki lapangan di babak kedua.

Akibatnya, pertandingan babak kedua pun mundur selama 93 detik dan Dewa United pun dijatuhi sanksi denda Rp50 juta.

Baca Juga: Uang Hadiah Indonesia Open 2023 Belum Cair, Broto Happy: Bukan Salah PBSI

Adapun insiden pemukulan yang dilakukan pemain RANS Nusantara FC, Erwin Ramdani pada laga lawan Persikabo 1973 dihukum denda Rp10 juta.

Selain itu Erwin dilarang bermain dalam dua pertandingan Rans Nusantara FC ke depan.

Klub lain yang mendapat hukuman dari Komdis PSSI di awal musim ini adalah Arema FC, PSS Sleman dan PSM Makassar.

Baca Juga: Nyawa Hampir Melayang, Wanita Ini Terjatuh di Celah Peron Stasiun Sudirman Saat KRL Melintas

Selengkapnya, berikut 6 poin hasil sidang Komisi Disiplin PSSI, 11 Juli 2023:

1. Pada pertandingan pekan pertama Liga 1 2023/24 antara Bali United FC vs PSS Sleman, 1 Juli 2023, tercatat 5 pemain PSS mendapatkan kartu kuning.

Atas pelanggaran tersebut PSS Sleman mendapat denda Rp50 juta.

2. Pada pertandingan Dewa United FC vs Arema FC, 2 Juli 2023, salah seorang pemain atas nama Alta Tarik Ballah yang tidak terdaftar dalam FPP berada di area OA.

Baca Juga: Hasil Indonesia vs Thailand: Garuda Pertiwi Dihajar 1-7, Kandas di Semifinal Piala AFF U19 Wanita 2023

Terkait pelanggaran itu, Dewa United dijatuhi denda Rp50 juta.

3. Masih dari pertandingan Dewa United FC vs Arema FC, para pemain Tangsel Warrior terlambat memasuki lapangan pada babak kedua.

Hal itu membuat pertandingan babak kedua mundur selama 93 detik dan Dewa United mendapat sanksi denda Rp50 juta.

4. Bukan cuma Dewa United, para pemain Arema FC juga terlambat masuk lapangan pada laga di Indomilk Arena, Tangerang itu.

Baca Juga: Hanya Karena Utang Segini Al-Nassr Dihukum FIFA, Klub Sultan Kok Gitu

Keterlambatan pemain Arema masuk lapangan itu membuat laga babak kedua mundur selama 93 detik. Singo Edan pun dijatuhi sanksi serupa, denda Rp50 juta.

5. Pemain Rans Nusantara FC, Erwin Ramdani memukul pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung saat lawan Persikabo 1973, pada 3 Juli 2023.

Erwin dijatuhi hukuman tambahan larangan bermain sebanyak dua pertandingan sejak keputusan ini diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat.

Winger Rans Nusantara FC juga diharuskan membayar denda sebesar Rp10 juta.

6. Juara bertahan, PSM Makassar juga melakukan pelanggaran pada pekan pertama Liga 1.

Baca Juga: Bung Binder Curiga Ada Pungli Dalam Seleksi Wasit, Tagih Janji Erick Thohir Bersih-bersih Mafia Bola

Yakni lima pemainnya mendapat kartu kuning pada laga kontra Persija Jakarta di Gelora Bung Karno, 3 Juli 2023.

Senasib dengan PSS Sleman, Juku Eja juga dijatuhi denda Rp50 juta atas pelanggaran tersebut.

Demikian enam poin hasil sidang Komisi Disiplin terkait sejumlah pelanggaran yang terjadi di Liga 1 awal musim 2023/24.***