POJOKSATU.id, JAKARTA - Besaran gaji wasit Liga 1 musim 2023/24 ternyata lebih besar dari gaji Menteri Kabinet Indonesia Maju.
Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia atau PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir menunjukkan komitmennya untuk menciptakan iklim sepak bola bersih, bebas mafia wasit, dan anti match fixing atau pengaturan skor.
Salah satunya dengan meningkatkan kesejahteraan wasit atau pengadil lapangan untuk kompetisi Liga 1 musim 2023/24.
Ketum PSSI Erick Thohir, menyebut gaji wasit Liga 1 2023/2024 cukup tinggi per bulannya. Bahkan, lebih tinggi dari gaji menteri.
Jika merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 75 tahun 2000, gaji pokok menteri sekitar Rp5 juta per bulan.
BACA JUGA: Daftar 18 Wasit Liga 1 Musim 2023/24, Erick Thohir Yakin Tidak Mudah Diintervensi
Jumlah tersebut belum termasuk tunjangan jabatan sekitar Rp13 juta per bulan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 68 Tahun 2001.
Kalau diakumulasi tota gaji menteri sekitar Rp18 juta per bulan.
Nah, Erick Thohir yang saat ini juga menjabat Menteri BUMN mengaku pendapatannya sebagai menteri kalah dari wasit Liga 1 musim 2023/24.
Sebagai gambaran, wasit Liga 1 musim 2022/23 mendapat bayaran Rp10 juta untuk sekali memimpin pertandingan.
BACA JUGA: Diperiksa Tim Investigasi Selama 70 Menit di Gedung Sate, Panji Gumilang Diam Seribu Bahasa
Adapun hakim garis digaji Rp7,5 juta, lalu wasit tambahan Rp5 juta, serta cadangan Rp5 juta per pertandingan.
Salah satu cara yang ditempuh PSSI untuk membuat pendapatan wasit melonjak tajam musim ini adalah menyeleksi wasit yang layak memimpin pertandingan Liga 1.
Dalam proses seleksi ini, PSSI dibantu oleh JFA yang diwakili oleh Yoshimi Ogawa (member of Japan Football Association Referee Committee) serta Toshiyuki Nagi (JFA Referee Instructor and JFA Top Amateur Referees Manager).
Dalam hal ini, mereka bertindak sebagai instruktur dan pengawas.
Ada tiga tahap dalam seleksi wasit dan asisten wasit untuk Liga 1 serta Liga 2, yakni Fitness Test FIFA Kategori 2, Video Test, LOTG Test.
BACA JUGA: Puan Maharani Sampaikan Maaf, PDI Perjuangan Akan Peringati Bulan Bung Karno di GBK
Seleksi berlangsung pada 15-16 Juni 2023 yang diikuti oleh 161 wasit, 2 asisten wasit FIFA, dan 1 wasit AFC Elite Referee.
Hasilnya, hanya 18 wasit yang ditetapkan layak jadi pengadil pertandingan Liga 1 musim 2023/24.
Dengan jumlah wasit yang lebih ramping itu otomatis membuat mereka akan mendapat jatah memimpin pertandingan yang lebih banyak.
Erick Thohir mengatakan pada Liga 1 musim 2023/2024, setiap wasit akan memimpin 17 pertandingan selama semusim.
Dengan jumlah bayaran yang juga meningkat dari musim lalu, maka total pendapatan wasit Liga 1 musim depan dipastikan lebih tinggi dari gaji menteri.
"Alhamdulillah, mereka rata-rata 17 kali meniup peluit dalam semusim. Sekali tiup, nominalnya titik-titik. Dalam sebulan, gajinya titik-titik," kata Erick Thohir saat konferensi pers di GBK Arena, Jakarta, Kamis 22 Juni 2023.
"Lebih tinggi gajinya dari menteri. Menteri Rp19 juta, mereka bisa Rp20 juta. Alhamdulillah, itu lebih tinggi. Selevel menteri mereka," jelas mantan presiden Inter Milan itu.
Dengan kesejahteraan lebih baik, Erick Thohir berharap 18 wasit pilihan ini bekerja secara profesional demi kompetisi yang berkualitas, sekaligus memperbaiki citra wasit di masa depan.
Wasit di Liga Indonesia ini wajib menjaga integritas dan menolak intervensi.
Menurut Erick Thohir, wasit memegang peranan penting dalam menciptakan iklim sepak bola yang bersih, bebas mafia wasit, dan anti match fixing (pengaturan skor).
"Saya berharap 18 wasit di Liga 1 dan 24 wasit di Liga 2 yang dinyatakan lolos, mampu menjaga amanah yang diberikan, siap menjalani sumpah, dan berkomitmen penuh agar sepak bola Indonesia dihargai," tutup Erick Thohir.
Editor: Jumaidil Halide

