POJOKSATU.ID – Ancaman kabel fiber optik yang menggantung sembarangan dan membebani tiang listrik kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, turun memantau penataan kabel fiber optik di sejumlah titik strategis demi mencegah potensi kecelakaan.
Peninjauan terbaru dilakukan di Simpang Tiga Flyover Cibinong, Jumat, 12 Desember 2025.
Sebelumnya penataan serupa dilaksanakan di Simpang Tiga Dramaga dan Simpang Empat Bojonggede–Kemang.
Kabel-kabel yang sebelumnya menggantung di udara kini dipindahkan secara bertahap ke bawah tanah.
Rudy menegaskan, penataan ini bukan sekadar urusan estetika kota, tetapi menyangkut keselamatan nyawa pengguna jalan.
Baca Juga: CPNS Kejaksaan Agung 2026 Dibuka, Lulusan SMA hingga S1 Berpeluang Daftar, Simak Penjelasannya
Beban kabel yang menumpuk selama puluhan tahun telah membuat sejumlah tiang listrik miring dan rawan roboh, terlebih di tengah cuaca ekstrem.
“Tiang listriknya sudah miring karena beban kabel terlalu banyak. Jangan sampai masyarakat melintas, lalu tiangnya roboh dan menimpa pengendara,” tegas Rudy.
Selain berisiko roboh, kabel yang menjuntai juga kerap tersangkut kendaraan besar, putus akibat angin, hingga mengganggu pejalan kaki yang menggunakan trotoar.
Baca Juga: Enam Polisi Pengeroyok Debt Collector Hingga Tewas Ternyata Anggota YANMA Mabes Polri
Kondisi ini dinilai sudah tidak layak dibiarkan.
Rudy menjelaskan, pemerintah menargetkan penataan di beberapa ruas jalan utama dapat diselesaikan dalam 1–2 minggu ke depan.
Meski sebagian jalur berstatus jalan nasional dan provinsi, proses penataan tetap berjalan berkat koordinasi intensif dengan Pemprov Jawa Barat dan Kementerian PUPR.
Menurutnya, proses penataan kabel tidak sesederhana yang terlihat.
Tahapan administrasi dan perizinan telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu agar pekerjaan sesuai regulasi dan standar teknis yang berlaku.
Baca Juga: Mahfud MD Ungkap Alasan Publik Tak Terima Cara Pejabat Bersikap, Seperti Anggap Remeh Bencana!
Sejumlah ruas jalan utama menjadi prioritas, di antaranya Jalan Mayor Oking dan Jalan Raya Jakarta–Bogor, yang selama ini dipenuhi kabel serabut optik lama.
Kabel-kabel tersebut kini dipindahkan ke bawah tanah secara bertahap untuk mengurangi risiko serta memperbaiki tata kota.
“Tujuan kami memastikan masyarakat mendapat infrastruktur yang aman dan nyaman, sekaligus menata wajah Kabupaten Bogor agar lebih tertib dan indah,” ujar Rudy.
Baca Juga: Terungkap! Polisi Ungkap Alasan Mengapa Gedung Terra Drone Bisa Terbakar
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap ruang publik kembali aman bagi pejalan kaki, pengendara, dan seluruh warga.
Sekaligus menjadi upaya preventif menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem.***

