POJOKSATU.ID - Pemkab Bogor menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi strategis dengan seluruh Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Hal itu dilakakukan dalam upaya mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah desa.

Disampaikan saat Jambore Apdesi Merah Putih 2025 di Rindam Jaya, Kecamatan Pamijahan, Jum’at, 5 Desember 2025.

Baca Juga: Wagub Nyanyang Bergerak! PPPK Kepri Didorong Masuk Taspen 2026, Hak Pensiun Jadi Kenyataan?

Menjadi ruang konsolidasi penting untuk menyelaraskan arah kebijakan pusat, daerah, dan desa.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menekankan bahwa desa memiliki peran sentral sebagai ujung tombak pelayanan publik dan lokomotif kesejahteraan masyarakat.

“Kami tidak bisa membangun Kabupaten Bogor sendirian. Peran Kepala Desa sangat menentukan keberhasilan pembangunan,” tegas Rudy.

Baca Juga: Momen Viral Korban Banjir Aceh Makan Nasi Garam dan Minyak Jelantah Bikin Netizen Sedih

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Rudy menyoroti beberapa program kunci yang membutuhkan sinergi kuat antara Pemkab dan pemerintahan desa, seperti:

• Koperasi Desa Merah Putih untuk memperluas akses ekonomi masyarakat

• Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam penyediaan ribuan porsi makanan harian bagi warga

Baca Juga: Kabar Gembira atau Hoax? Bongkar Informasi Valid Soal Rapel Pensiunan PNS! Cek Kebenarannya Sekarang!

• Penguatan pelayanan publik berbasis integritas dan profesionalisme

Rudy meminta seluruh Kepala Desa memaksimalkan program tersebut agar berdampak nyata dan langsung dirasakan masyarakat desa.

Menteri Desa dan PDT, Yandri Susanto, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas langkah Kabupaten Bogor dalam memperkuat peran desa.

Ia menegaskan bahwa pada tahun 2026 setiap desa akan menerima Dana Desa sebesar Rp1,5 miliar.

Dana tersebut disalurkan sebagai komitmen pemerintah pusat mendorong pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

Baca Juga: Kaesang Disoraki Bak Bintang, Gibran Kalah Pamor! HUT Golkar Jadi Ajang Perbandingan Saudara?

“Kabupaten Bogor berpotensi menjadi contoh nasional dalam penguatan ekonomi desa dan tata kelola yang baik,” ujar Yandri.

Ia juga mengajak seluruh Kepala Desa menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam membangun desa yang mandiri, kuat, dan sejahtera.

Pertemuan Kepala Desa dan BPD se-Kabupaten Bogor tahun ini menjadi wadah strategis untuk:

Baca Juga: Heboh Prabowo Puji Sawit sebagai Anugerah, Netizen Justru Geram Ingat Banjir Bandang Sumatera: Banyak Korban Pak!

• Menguatkan koordinasi antara Pemkab dan desa

• Menyelaraskan perencanaan pembangunan

• Meningkatkan pemahaman regulasi dan tata kelola

Baca Juga: Prabowo Sebut Sawit Bisa Jadi BBM, Publik Khawatir: Solusi atau Janji Lama yang Diulang?

• Bertukar praktik terbaik pembangunan desa

Pemkab Bogor berharap seluruh pimpinan desa terus memperkuat kemitraan, menjaga integritas, dan memastikan setiap program berjalan tepat sasaran.***