POJOKSATU.ID – Di balik heningnya hutan dan perbukitan Nanggung, Kabupaten Bogor, tersimpan salah satu penanda penting sejarah Nusantara: Prasasti Jambu.

Batu andesit besar berusia lebih dari 1.500 tahun ini seolah menyimpan energi masa lalu yang masih terasa hingga kini.

Terletak di Kampung Pasir Gintung, Desa Parakan Muncang, pada ketinggian 485 mdpl, prasasti ini menjadi bukti kuat kejayaan Kerajaan Tarumanagara.

Baca Juga: Pesilat Pelajar Karawang Raih Juara Umum 3 Kejurda Jabar 2025

Prasasti Jambu pertama kali ditemukan pada 1854 oleh Jonathan Rick dan dilaporkan secara resmi kepada Dinas Purbakala pada 1947.

Dahulu, situs ini berada di kawasan kebun karet kolonial Sadeng Jamboet.

Kini, statusnya ditetapkan sebagai cagar budaya, menegaskan betapa berharganya peninggalan ini bagi sejarah Bogor dan Indonesia.

Baca Juga: Gerebek Rumah Pengedar Narkoba, Polisi di Pekalongan Justru Ditembaki Pelaku, Beruntung Tak Ada Korban

Bentuk prasasti yang tidak simetris, miring dan berukuran sekitar dua hingga tiga meter justru menjadi ciri khas batu bertuah dari masa kerajaan.

Di permukaannya terukir dua baris aksara Palawa berbahasa Sanskerta, lengkap dengan dua tapak kaki yang dipahat tepat di atas tulisan.

Isi prasasti memuja Raja Sri Purnawarman, penguasa Tarumanagara yang dikenal gagah, jujur, dan sulit dikalahkan musuh.

Baca Juga: Tak Jadi Dipecat! Penumpang Salah Tuduh, Petugas KRL Jadi Korban Viralnya Medsos

Ditaksir berasal dari abad ke-5 Masehi, prasasti ini menegaskan bahwa wilayah Bogor telah menjadi pusat kehidupan dan kekuasaan besar sejak ribuan tahun silam.

Saat ini Prasasti Jambu berada dalam bangunan cungkup pelindung.

Kondisinya sempat terancam longsor, namun warga bersama pemerintah bergerak cepat membangun dinding penahan tanah demi menjaga keberlanjutan situs.

Gotong royong ini menjadi bentuk nyata kepedulian masyarakat dalam merawat sejarah daerah.

Prasasti Jambu bukan hanya batu purbakala, melainkan jendela peradaban masa lalu yang memperkaya identitas Kabupaten Bogor.

Melalui peninggalan ini, Bogor bukan sekadar memiliki alam yang indah, tetapi juga sejarah besar yang mengakar kuat sejak era kerajaan tertua di Jawa Barat.***