POJOKSATU.ID – Kabupaten Bogor akan segera memiliki jembatan penyeberangan orang (JPO) estetik pertama di Jalan Tegar Beriman.

Hadir sebagai solusi atas lebarnya ruas jalan yang mencapai empat jalur, JPO menjadi wajah baru Ibu Kota Kabupaten Bogor yang humanis, aman, dan tertata.

Pembangunan JPO tersebut akan dimulai pada Desember hingga Januari, sementara penyelesaiannya ditargetkan tepat pada Hari Jadi Bogor (HJB) 2026.

Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Resmi Dihapus Imbas Dari Revisi UU ASN, Kabar Baik Atau Buruk?

Proyek ini dibangun melalui kolaborasi penuh pihak swasta dan kelompok masyarakat yang peduli terhadap kemajuan Kabupaten Bogor.

Jalan Tegar Beriman selama ini menjadi salah satu ruas dengan lebar ekstrem, terdiri dari jalur lambat, jalur cepat, hingga trotoar kendaraan.

Kondisi ini membuat warga cukup kesulitan ketika harus menyeberang.

Baca Juga: Fakta Terbaru TPG TW 4! Guru ASN Belum Cair Sama Sekali, Non-ASN Sudah Masuk Sejak Awal November

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan bahwa JPO ini muncul sebagai kebutuhan mendesak demi keselamatan pejalan kaki.

Sebelum memberikan penjelasan teknis, ia mengungkapkan urgensi keberadaan JPO tersebut.

“Ruas jalannya, row-nya lebar. Masyarakat yang akan menyeberang harus melewati empat ruas,” ujar Bupati, dikutip dari akun @bogor.istimewa, Senin, 24 November 2025.

Baca Juga: Honorer Panik! PPPK Paruh Waktu Resmi Dihapus Imbas Dari Revisi UU ASN

Ia menekankan bahwa fungsi utama JPO adalah memastikan keamanan warga dalam mobilitas sehari-hari.

“Pertama, JPO ini pastinya diperuntukkan penyeberangan orang,” tambahnya.

Selain fungsi keamanan, JPO ini juga dirancang untuk mempercantik wajah Ibu Kota Kabupaten Bogor.

Desainnya dibuat estetik dan modern sehingga dapat menjadi ikon baru kawasan Tegar Beriman.

Dalam penjelasannya, Bupati menyampaikan bahwa proyek ini juga mengedepankan keberpihakan pada kelompok rentan.

Baca Juga: TPG TW 4 Non-ASN Sudah Mengalir di Banyak Daerah! Cek Daftar Terbarunya!

“Kedua, dari sisi estetik adalah membangun wajah Ibu Kota Kabupaten Bogor. JPO ini juga dilengkapi sarana untuk teman-teman penyandang disabilitas,” jelasnya.

JPO ini dirancang memiliki visibilitas yang jelas, jalur ramah disabilitas, serta fasilitas yang mendukung mobilitas seluruh warga.

Yang membuat proyek ini semakin menarik, seluruh pembiayaan pembangunan JPO dilakukan melalui kolaborasi pihak swasta dan kelompok masyarakat.

Baca Juga: Ledakan Hebat Kejutkan Warga! Mortir yang Dikira Besi Tua Tewaskan Pemulung

Menurut Rudy, kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa banyak pihak memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.

“JPO ini dibangun penuh oleh pihak swasta, dari kelompok-kelompok masyarakat yang sama-sama ingin membangun Kabupaten Bogor lebih maju lagi ke depan,” tuturnya.

Sebelum konstruksi dimulai, Pemkab Bogor telah melakukan koordinasi lintas instansi untuk memastikan pembangunan berlangsung aman.

Baca Juga: Gaji PPPK Bakal Disejajarkan Dengan PNS, Pemerintah Siapkan Skema Pensiun Baru Masih Dibicarakan

Hal ini penting mengingat area bawah tanah Jalan Tegar Beriman dipenuhi utilitas vital.

“Sekarang kita sudah melakukan komunikasi-komunikasi dengan beberapa instansi terkait. Karena di bawah tanahnya ada jaluran pipa gas dan lain sebagainya,” katanya.

Pemkab Bogor menargetkan konstruksi JPO dimulai maksimal Januari 2026.

Jika berjalan sesuai rencana, JPO estetik ini akan menjadi kado ulang tahun bagi Kabupaten Bogor.

“Bulan Desember sampai Januari proses pembangunan sudah berjalan. Insyaallah di Hari Jadi Bogor tahun 2026 JPO sudah selesai dibangun,” pungkasnya.***