POJOKSATU.id - Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, mengajak generasi muda yang terlibat dalam Project 100 untuk merancang strategi pengaturan wilayah umum di Kota Bogor, Jawa Barat.

Project 100 adalah project bersama antara Pemerintah Kota Bogor dan sebuah startup sosial non-profit di bidang pendidikan, yaitu Pemimpin.id, yang berlangsung selama 100 hari terakhir jabatan pak Bima Arya.

Setelah mengikuti serangkaian kegiatan dari cluster, mentorin, hingga kepemimpinan dengan Bima Arya, Farrel menyadari bahwa kelulusan dari project 100 bukan hanya sekadar pencapaian, tetapi juga tentang bagaimana dampak kita terhadap Pemerintah Kota setelah mereka memberi kita ilmu kepada peserta Project 100.

Para mentee akan menyampaikan kebijakan berdasarkan pengamatan mereka, yang direkomendasikan oleh salah satu peserta Bela Putra Perdana kepada Pemerintah Kota.

Baca Juga: Bey Machmudin: Hormati Proses Hukum Terkait Penetapan Tersangka Sopir Bus Kecelakaan Subang

Dimana hal itu bisa menjadi rekomendasi untuk walikota selanjutnya, sehingga dapat meninggalkan warisan kebijakan untuk kepemimpinan masa depan.

Kelulusan ini juga merupakan momen refleksi terhadap perjalanan selama 100 hari dan melihat perkembangan dari hari pertama hingga hari ke-100.

“Ini lebih tentang introspeksi, apakah kita sudah mencapai tujuan dan sejauh mana kita telah berlari selama 100 hari ini. Tujuannya adalah agar Project 100 tidak hanya berakhir begitu saja, tetapi memberikan pembelajaran yang berharga untuk kehidupan selanjutnya” ujar Farrel Hakiem.

Selain itu, acara kelulusan ini menjadi kesempatan untuk menjalin kembali hubungan dengan peserta Project 100, pemimpin ID, Bima Arya, dan Pemerintah Kota. Jadi, kelulusan tidak hanya tentang menerima sertifikat semata.

Baca Juga: 1.000 Produk UMKM Jabar Terima Sertifikat Halal dari Kementerian KUKM

Bonusnya adalah para mentee dapat menyaksikan bagaimana Bima Arya dicintai oleh OPD dan ASN, serta antusiasme mereka terhadap peristiwa tersebut.

Ini menunjukkan bagaimana Bima Arya berhasil memadukan sepuluh tahun ke belakang ke dalam satu hari yang sangat berkesan dan romantis.

Para mentee juga belajar bahwa bahkan hingga hari terakhir kepemimpinannya, Bima Arya masih menghargai semua orang yang telah berjasa dengan baik.***