POJOKSATU.id - Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Festival Merah Putih (FMP) bergerak bersama Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Bogor menginisiasi sebuah acara.

Acara tersebut digelar oleh FMP dan PPI Kota Bogor untuk mengingatkan akan semangat persatuan, kebangsaan dan heroisme.

Peringatan Hari Pahlawan ini dilaksanakan di Atrium Botani Square Mall pada Jumat (10/11/2023).

Acara peringatan Hari Pahlawan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting.

Baca Juga: Jawa Barat Kini Tambah Daftar Pahlawan Nasional, Kenali Sosok Abdul Chalim

Di antaranya yaitu Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Bogor, para pemuka agama, tokoh masyarakat, serta beberapa tokoh militer dan kepolisian.

Termasuk Danlanud ATS, Dandim 0606/KotaBogor, Kapolresta Bogor Kota, Danyonkav 315/GRD, dan Danyon 14 Grup 1 Kopassus.

Ketua FMP, Ben Mbo’oh menyampaikan dasar pemikiran mengadakan acara ini adalah penghargaan terhadap para pahlawan.

Mereka telah memberi, berdaya upaya dengan melampaui batas usaha biasa untuk kepentingan NKRI.

Namun, yang tidak kalah penting, para pahlawan tidak pernah berjuang sendiri.

Mereka membutuhkan kerjasama, persatuan, dan kebersamaan.

Baca Juga: 10 Link Twibbon Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2023 dan Cara Menggunakannya

Inilah kunci dalam melahirkan karya besar yang epik dan heroik, yang pada akhirnya membentuk Indonesia yang kita cintai, NKRI.

Sebuah patron sejarah yang harus kita teladani, tuturnya.

Dalam konteks peringatan Hari Pahlawan, para veteran perang yang tergabung dalam LVRI Kota Bogor juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat nilai dan semangat heroik.

Karena semangat kepahlawanan bukan hanya dibutuhkan untuk kelahiran NKRI, nilai-nilai heroik diperlukan untuk mempertahankan kedaulatan dan mengharumkan Republik ini.

Baca Juga: Masih Jadi Misteri, Ini Dia 5 Pahlawan Indonesia yang Hilang dan Jasadnya Belum Ditemukan

Menghadapi tahun politik, disampaikan seruan khusus kepada seluruh masyarakat untuk jangan merusak yang sudah dipersatukan dan dibangun oleh para pahlawan kita.

Heroisme bukan untuk kepentingan kelompok sendiri, tetapi energi heroik dibutuhkan untuk keutuhan dan kemajuan NKRI.

Untuk itu, sebagai generasi pelanjut, masyarakat harus tetap bersatu dan memperkuat keutuhan untuk mempertahankan NKRI yang sudah didirikan oleh para pahlawan.***