POJOKSATU.id - Bisnis yang sehat wajib diiringi dengan arus kas yang baik. Rata-rata, hampir sebagian besar perusahaan gagal mengelola arus kasnya sehingga mengalami kebangkrutan. Jika sudah seperti itu, otomatis Anda sebagai pemilik bisnis perlu mengantisipasi kejadian tersebut.
Jika diibaratkan tubuh manusia, arus kas merupakan aliran darah yang terus mengalir ke seluruh tubuh. Jika alirannya berhenti, besar kemungkinan tubuh kita mengalami sakit atau bahkan meninggal.
Nah, sama halnya seperti sebuah perusahaan. Jika arus kas tiba-tiba tidak dikelola dengan baik, perusahaan berpotensi mengalami kebangkrutan. Hal ini tentu saja wajib dihindari oleh perusahaan berskala nasional atau bahkan multinasional.
Oleh karenanya, Anda sebagai pemilik bisnis wajib untuk mengetahui cara mengelola arus kas yang efektif agar bisnis dapat berjalan dengan lancar dalam jangka waktu yang panjang.
Apa Itu Cash Flow Management (Manajemen Arus Kas)?
Secara garis besar, cash flow management merupakan proses menganalisis dan mengoptimasi arus kas perusahaan, baik itu pemasukan maupun pengeluaran dengan tujuan agar dana perusahaan dinilai sehat.
Bagi bisnis, uang kas itu ibarat kata jiwa dalam sebuah perusahaan. Jika tidak mempunyai uang kas, bisnis bisa saja berhenti tiba-tiba di tengah jalan.
Pasalnya, cash flow yang tidak diatur dengan baik membuat perusahaan hanya berhenti di situ-situ saja. Tidak bisa bergerak untuk mendapatkan investasi ataupun mencoba untuk meluncurkan produk baru dan campaign marketing offline atau online.
Di sisi lain, cash flow yang seret juga berpotensi menghancurkan loyalitas karyawan. Bagaimana tidak, bisa jadi saat cash flow sedang buruk, perusahaan jadi susah untuk membayar gaji karyawan. Alhasil, banyak karyawan yang mungkin lebih baik resign dari perusahaan tersebut.
Manfaat Manajemen Cash Flow untuk Bisnis
Pemasukan dan pengeluaran merupakan dua komponen yang perlu diperhatikan dengan saksama oleh perusahaan. Pasalnya, dua komponen tersebut dapat membantu perusahaan untuk tetap berjalan dalam jangka waktu yang panjang.
Oleh karena itu, diperlukan manajemen cash flow yang bagus. Selain itu, ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan perusahaan apabila menerapkan cash flow management.
Mengontrol arus kas dengan baik membantu pemilik perusahaan dapat menjaga finansial perusahaan supaya tidak boncos alias rugi.
Hal ini tentu saja akan membantu Anda untuk menjaga biaya operasional seperlunya serta menjaga uang investor supaya tidak dipakai untuk hal-hal yang bukan prioritas bisnis.
Jadi, secara tidak langsung cash flow management juga dapat bantu mengembangkan bisnis Anda dengan efektif di masa depan.
Dikarenakan arus kas dikontrol dengan baik, otomatis pemilik bisnis jadi lebih tahu kapan mengambil keputusan yang tepat untuk pergerakan bisnis.
Misalnya, pemilik perusahaan jadi tahu kapan mereka harus investasi dana ke industri lain atau kapan harus mulai meluncurkan produk baru untuk para konsumennya.
Arus kas yang sehat menandakan perusahaan juga berjalan dengan stabil dan tampil prima di depan para investor. Otomatis, hal tersebut akan menarik perhatian investor untuk mengucurkan dananya ke perusahaan tersebut.
Jadi, pastikan cash flow management perusahaan Anda berjalan dengan baik!
Cara Mengelola Cash Flow yang Efektif untuk Perusahaan
Pemasukan dan pengeluaran uang perusahaan wajib dipantau dengan cermat. Jika ada yang terlewat, bisa jadi hal ini akan membuat keuangan perusahaan tidak tertata dengan rapi.
Secara sederhana, apabila arus kas pemasukan jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan pengeluaran, otomatis hal tersebut menunjukkan bahwa cash flow perusahaan Anda berjalan baik atau positif.
Akan tetapi, apabila arus kas pengeluaran justru yang lebih banyak dibandingkan dengan pemasukan, berarti ada yang salah dengan cara Anda mengatur cash flow perusahaan.
Jika terjadi seperti itu, segera tanggulangi cash flow Anda. Jangan sampai, pengeluaran terus dilakukan sehingga hal ini akan menggerus cash flow perusahaan Anda perlahan-lahan.
Dalam periode tertentu, misalnya satu bulan coba buat laporan laba rugi keuangan perusahaan Anda. Apabila bisnis justru mengalami kerugian yang lebih besar, segera lakukan evaluasi terkait aktivitas operasional bisnis Anda.
Laporan ini nantinya akan membantu Anda untuk mengambil langkah yang tepat dalam mengembangkan bisnis Anda.
Jika sewaktu-waktu kondisi bisnis Anda sedang mengalami kritis dikarenakan kurangnya cash flow management yang rapi, sebaiknya tunda dulu segala aktivitas bisnis, termasuk belanja dan investasi.
Namun, sebenarnya efisiensi belanja dan tunda investasi tidak harus dilakukan saat bisnis sudah kritis. Langkah tersebut juga bisa dilakukan guna menjaga arus kas agar tetap berjalan dengan baik.
Sebagai contoh, jangan sampai tergoda untuk mengucurkan dana guna menambah stok produk untuk bisnis Anda. Anda harus memikirkan strategi marketing-nya terlebih dahulu supaya produk-produk tersebut dapat terjual dengan baik.
Oleh karenanya, Anda harus bijak untuk setiap pengeluaran yang harus dilakukan untuk perusahaan.
Cash flow yang tidak sehat bukan hanya datang dari pengeluaran yang begitu besar, melainkan hutang yang terus-terusan diterima oleh perusahaan.
Semakin besar hutang yang datang, besar kemungkinan perusahaan juga semakin bingung bagaimana caranya untuk membayar hutang tersebut.
Oleh karena itu, pastikan saat Anda hendak memutuskan untuk hutang, Anda menganalisis hutang tersebut baiknya digunakan untuk apa dan apakah hutang tersebut bisa membuat bisnis Anda lebih produktif.
Dalam bisnis, tentu ada banyak sekali aktivitas yang menunjang perusahaan. Aktivitasnya pun melibatkan berbagai macam lapisan seperti karyawan, pemegang saham, supplier, kompetitor, dan lain-lain.
Nah, sebaiknya Anda menyusun laporan keuangan yang lengkap dari semua lapisan tersebut. Misalnya, dari segi karyawan Anda perlu memberikan gaji ke mereka atau supplier yang harus menyediakan bahan baku ke perusahaan.
myBCA Bisnis Ocean by BCA Hadir untuk Bantu Atur Cash Flow Bisnis Anda
Demikian tips yang bisa Anda lakukan untuk mengelola arus kas supaya tetap sehat dan tidak menuju ke dalam jurang kebangkrutan.
Secara garis besar, cash flow perlu dijaga dengan baik karena bisa dibilang arus kas merupakan bahan bakar yang penting untuk perusahaan.
Untuk keperluan pengelolaan arus kas, Anda bisa menggunakan produk dari Ocean by BCA, yaitu myBCA Bisnis.
Melalui myBCA Bisnis, Anda bisa memantau aktivitas, otorisasi transaksi hingga cek status transaksi bisnis dengan mudah dan cepat dalam satu dashboard. ***

