POJOKSATU.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat, termasuk edukasi pasar modal dan pencegahan investasi bodong.
Inisiatif ini didukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
Sebagai bentuk apresiasi terhadap peran aktif pemerintah daerah dalam sosialisasi pasar modal, BEI memperkenalkan kategori penghargaan baru, yakni Galeri Investasi (GI) BEI Teraktif Kategori Pemerintah Daerah.
Tahun ini, penghargaan tersebut diberikan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jayapura.
Baca Juga: BEI Gelar Penghargaan GI BEI 2025, Apresiasi Kontribusi dalam Pengembangan Pasar Modal
Dua kandidat lainnya adalah Pemerintah Kota Langsa dan Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung Timur.
Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik menyatakan bahwa sinergi dengan TPAKD menjadi kunci utama dalam mempercepat peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia.
"Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi seluruh GI BEI untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi pasar modal Indonesia, termasuk di daerah," ujar Jeffrey.
Saat ini, BEI telah bekerja sama dengan 35 GI BEI di 11 provinsi.
Baca Juga: Mengenal Profil Risiko Investor: Kunci Sukses Berinvestasi di Pasar Modal
Kerja sama tersebut mencakup tiga GI BEI di tingkat provinsi, 12 di tingkat kota/kabupaten, satu di tingkat kecamatan, serta 19 di tingkat kelurahan.
Melalui program ini, BEI menargetkan pembangunan ekosistem pasar modal yang inklusif dan berkelanjutan, guna meningkatkan jumlah investor di berbagai daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

